DetikNews
Minggu 17 Februari 2019, 12:20 WIB

Sandi: Saya Minta Prabowo di Debat Fokus ke Masalah Pangan dan Energi

Indra Komara - detikNews
Sandi: Saya Minta Prabowo di Debat Fokus ke Masalah Pangan dan Energi Foto: Cawapres Sandiaga Uno (Ahmad Bil Wahid/detikcom)
Jakarta - Cawapres Sandiaga Uno memberi berbagai masukan kepada pasangannya, Capres Prabowo Subianto jelang debat capres yang akan berlangsung malam nanti. Sandi meminta Prabowo agar lebih fokus ke masalah pangan dan energi saat debat melawan Capres Petahana Joko Widodo (Jokowi).

"Berdasarkan data-data, saya minta Pak Prabowo (saat debat) lebih fokus membahas masalah pangan, membahas masalah energi, itu yang diinginkan oleh masyarakat," ujar Sandiaga di Jalan Jenggala II nomor 9, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (17/2/2019).

Sandi lalu melanjutkan, isu energi yang diinginkan masyarakat adalah harga listrik yang terjangkau. Sandi menilai Indonesia yang kaya raya belum mampu mengoptimalkan energi terbarukan yang dapat menekan harga listrik.

"Negeri ini kan kaya raya sekali, negeri ini punya potensi tenaga surya, pembangkit tenaga air, (itu) belum dioptimalkan untuk energi baru terbarukan. Di bawah Prabowo-Sandi ini akan menjadi fokus yang sangat utama untuk menekan biaya listrik agar tidak mahal jatuhnya kepada masyarakat," katanya.


Sandi mengaku mendapatkan data-data terkait masalah pangan dan energi dari diskusi kelompok dan hasil penelitian di beberapa wilayah Jawa Barat dan Jawa Timur. Eks Wagub DKI itu mengatakan warga Jabar dan Jatim ingin mendengar program Prabowo-Sandi soal swasembada pangan.

"Banyak sekali masyarakat yang ingin mendengar tentang pemahaman program tentang swasembada pangan Prabowo-Sandi. 50 Persen menginginkan swasembada pangan karena dikaitkan dengan harga bahan pokok yang mahal dibandingkan dengan penghasilannya. Jadi ini yang diharapkan bagaimana menjaga harga stabil tetap terjangkau. Juga sekitar 30 persen menginginkan mendengar swasembada energi karena listrik yang masih tentang lingkungan hidup dan infrastruktur," terangnya.

Sandiaga juga bicara soal kebijakan pangan apabila dirinya bersama Prabowo memenangkan Pilpres 2019. Dia berjanji, pemerintahan Prabowo-Sandi nantinya tidak akan melakukan impor jika cadangan pangan masih tersedia.

"Jadi kami penanganannya di pangan serta kebijakan pangan kita bagaimana impor itu kita akan gunakan sebagai last option dan tidak ada mengimpor saat panen. Kita hanya mengimpor jikalau tidak ada cadangan, tidak ada ketersediaan yang berpotensi mendongkrak harga yang membebani masyarakat. Itu saja. Kita akan bekerja sama dengan petani untuk kita stop impor saat panen," jelasnya.


Sebelum debat malam nanti, Sandiaga akan mendampingi Prabowo melakukan simulasi debat di Kertanegara, Jakarta Selatan. Rencananya Sandiaga akan hadir pukul 13.00 WIB.

"Banyak yang nanti hadir yang akan memberikan masukan. Pak Sudirman. Tadi malam sudah dinner terakhir dengan Pak Kwik, berapa tokoh-tokoh berikan masukan, terakhir Pak Kwik Kian Gie dan beberapa penasehat khusus. Pak rizal ramli juga. Ini memberikan data-data terakhir dan menyiapkan materi-materi yang nanti akan disampaikan pada saat debat. Saya semakin yakin Pak Prabowo rileks sekali dan dalam mood yang gembira dalam mood yang betul-betul excited untuk debat kedua," kata Sandiaga.


Tonton juga video 'Bukan Contekan, Tapi Prabowo akan Bawa Catatan di Debat Kedua':

[Gambas:Video 20detik]


(idn/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed