Suporter Kisruh, Bisnis Calo Tiket di Senayan Buntung
Jumat, 16 Sep 2005 17:28 WIB
Jakarta - Setiap ada pertandingan sepakbola di Stadion Gelora Bung Karno, Asep (30), selalu menjual jasa calo tiket. Biasanya Asep bisa meraup keuntungan yang lumayan. Tapi ketika perilaku suporter kelewatan, bisnisnya pun redup."Wah mas, jualan tiket saya seret. Perilaku suporter yang beringas bikin banyak orang enggan melihat ke stadion," kata Asep, seorang calo tiket yang ditemui detikcom, di depan Pintu IV Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Jumat (16/9/2005) sore.Selain itu, lanjut Asep, jasa calonya kurang laku karena suporter PSM Makassar dan PSIS Semarang sudah booking terlebih dahulu ke panitia pelaksana pertandingan.Menurut Asep, biasanya dirinya mengambil kentungan antara Rp 5.000-Rp 10.000 per tiket. Tiket yang harga resminya Rp 10.000 dia jual Rp 15.000. Sedangkan tiket yang harga resminya Rp 20.000 dijual Rp 30.000."Kalau suporternya pada brutal begini, saya untung Rp 50.000 saja sudah bagus," ujarnya.Ketika ditanyakan kenapa tidak mencoba menjual ke suporter Persebaya, Asep mengaku takut. "Dirampas sih iya, kalau dibeli malah nggak," imbuhnya.
(san/)











































