DetikNews
Sabtu 16 Februari 2019, 18:55 WIB

BPN soal Cuitan 'Presiden Baru' CEO Bukalapak: Tanda-tanda Alam

Deny Prastyo Utomo - detikNews
BPN soal Cuitan Presiden Baru CEO Bukalapak: Tanda-tanda Alam Priyo Budi Santoso (Ibnu Hariyanto/detikcom)
Sidoarjo - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menyebut cuitan CEO Bukalapak Achmad Zaky yang menyatakan 'presiden baru' adalah tanda-tanda alam. Menurut BPN, cuitan itu isyarat dari langit.

"Apa yang terjadi dari cuitan Achmad Zaky, maestro Bukalapak, ini kita lihat ini bisa jadi merupakan pesan dari langit. Ini mungkin bisa menjadi tanda-tanda alam, isyaroh dari langit," kata Wakil Ketua BPN Priyo Budi Santoso setelah menjenguk Ahmad Dhani di Rutan Kelas I Medaeng, Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (16/2/2019).


Politikus Partai Berkarya ini menilai ada kejadian berulang terkait hal ini. Dia pun menghubung-hubungkan cuitan Achmad Zaky dengan doa Kiai Maimun Zubair.

"Kejadian ini berulang. Sebelum Achmad Zaky, ini pernah terjadi di doa kiai legendaris, namanya mbah Maimun Zubair, yang mendoakan kemudian keluar kata-kata Prabowo Subianto. Padahal saat itu beliau didampingi oleh Pak Jokowi," ucap Budi Santoso.

Dia pun tetap menilai cuitan Zaky sebagai tanda-tanda alam meski yang bersangkutan sudah menemui Jokowi dan menjelaskan maksud cuitannya. Menurutnya, apa yang ditulis Zaky itu adalah gerak alam dan tak mungkin bisa dicabut karena telanjur viral.

"Meskipun saat ini sudah dikoreksi dan Achmad Zaky sudah meminta maaf, tetapi apa yang disampaikan itu adalah gerak alam. Tidak mungkin bisa dicabut dan menjadi viral dari jutaan warga kita yang sudah menyaksikan dari warganet dan seterusnya," ujar Priyo.

Priyo meminta tak perlu ada pihak yang memobilisasi untuk menghapus aplikasi Bukalapak dari ponsel atau marah-marah terkait peristiwa ini. Dia menyatakan semua orang yakin kalau Zaky tidak sedang berpolitik terkait cuitan itu.


Zaky sendiri sudah menemui Jokowi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (16/2). Dia juga telah menjelaskan maksud dari cuitannya tersebut.

"Sebenarnya waktu nge-tweet, saya sudah nge-tweet di atasnya. Beberapa jam setelahnya, setelah bangun tidur, saya kaget itu. Cuma kan kalau sudah viral susah dikendalikan. Kan maksudnya terpilih, Pak Jokowi pun masuk di situ. Terpilih. Sudah masuk semuanya," ujar Zaky setelah bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Sabtu (16/2).

Jokowi juga mengaku tak mempermasalahkan cuitan Zaky. Dia pun telah meminta supaya gerakan #uninstallbukalapak dihentikan.

"Saya ajak hari ini untuk menghentikan, untuk setop uninstall Bukalapak. Setop. Karena kita harus dorong. Dorong anak-anak muda yang memiliki inovasi, memiliki kreativitas untuk maju," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.
(haf/haf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed