Jangan Hanya GAM, Senjata Milisi Harus Juga Dilucuti

Jangan Hanya GAM, Senjata Milisi Harus Juga Dilucuti

- detikNews
Jumat, 16 Sep 2005 16:17 WIB
Jakarta - Pemerintah seharusnya tidak hanya menyoroti pelucutan senjata Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Pemerintah juga harus mengambil tindakan tegas terhadap masyarakat sipil bersenjata di Aceh. Mereka harus dibubarkan dan dilucuti senjatanya. Desakan itu disampaikan Koordinator Divisi Investigasi Dokumentasi dan Riset Kontras Haris Azhar kepada wartawan di Sekretariat Kontras, Jalan Borobudur Menteng, Jakarta, Jumat (16/9/2005). Hadir juga dalam acara tersebut Kepala Bidang Operasional Kontras Edwin Partogi. "Polri harus segera melucuti senjata dari tangan milisi-milisi karena sampai sejauh ini belum ada pengumpulan senjata ilegal, amunisi dan alat peledak yang dimiliki oleh masyarakat sipili,"kata Haris.Kontras mengingatkan kelompok masyarakat sipil bersenjata bisa menjadi kekuatan liar yang mengganggu proses perdamaian di Aceh yang sudah hampir tercapai pasca MoU RI-GAM. "Maka itu pemerintah harus mengambil tindakan tegas membubarkan kelompok ini," kata Haris.Pada kesempatan itu, Kontras juga menyayangkan sikap sejumlah politisi khususnya para purnawirawan TNI yang menunjukkan sikap menolak perjanjian damai di Aceh. Kontras memandang sikap korektif yang dilakukan politisi dan purnawirawan di Jakarta akhir-akhir ini sangat tidak kondusif. "Sikap ini justru melahirkan pertanyaan adanya agenda tersembunyi dari para elit tersebut," tuding Haris.Kontras lantas meminta seluruh pihak yang terlibat konflik di Aceh baik pemerintah maupun GAM konsisten menjalankan hasil MoU. Pemerintah juga diingatkan agar memberikan rehabilitasi kepada korban kriminalisasi selama konflik di Aceh tidak hanya terbatas pemenuhan kebutuhan materiil tapi juga immateriil. (iy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini