detikNews
Jumat 15 Februari 2019, 18:50 WIB

PT KCI: Korban Tewas yang Tertabrak KRL di Bintaro 2 Wanita

Danu Damarjati - detikNews
PT KCI: Korban Tewas yang Tertabrak KRL di Bintaro 2 Wanita Foto ilustrasi perlintasan kereta api. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menyatakan peristiwa tabrakan kereta rel listrik (KRL) dengan pejalan kaki di Bintaro, Jakarta Selatan, ada dua orang. Semua korban adalah pejalan kaki yang melintasi rel.

Sebelumnya, polisi menyebut korban tewas kecelakaan adalah seorang pria pejalan kaki. Namun kini dipastikan dua korban tewas berjenis kelamin perempuan.

"Kedua korban ditemukan meninggal dunia dan tidak terdapat identitas, selanjutnya kasus tersebut ditangani oleh pihak kepolisian," kata Vice President Komunikasi Perusahaan PT KCI, Eva Chairunisa, dalam keterangan tertulis, Jumat (15/2/2019).


Kecelakaan terjadi pukul 16.00 WIB. Lokasinya berada di jalur rel Stasiun Kebayoran-Pondok Ranji di KM 16+9, atau perlintasan Jalan Raya Bintaro Permai, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, RT 12 RW 9. KRL yang menabrak dua pejalan kaki adalah KRL KA 2017 relasi Parung Panjang-Tanah Abang.

"Keduanya adalah perempuan, ibu-ibu, usia di atas 50 tahun," kata Eva.

PT KCI mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keselamatan dan keamanan bersama dengan tidak melakukan aktivitas di jalur rel serta mengimbau para pengendara agar mematuhi rambu pada perlintasan sebidang. Soalnya, bila ada masyarakat yang beraktivitas di rel, KRL melaju dengan kecepatan 70 km/jam tidak dapat berhenti mendadak. Di dalam KRL ada 1.600-2.000 manusia dalam satu kali perjalanan.

"Atas kejadian tersebut PT KCI berharap seluruh masyarakat yang menetap berdekatan dengan wilayah operasional KRL agar tidak beraktivitas pada area steril, yakni di jalur rel," kata Eva.
(dnu/rvk)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com