Tolak Kenaikan BBM, Polisi-Demonstran Satu Lawan Satu

Tolak Kenaikan BBM, Polisi-Demonstran Satu Lawan Satu

- detikNews
Jumat, 16 Sep 2005 15:33 WIB
Jakarta - Aksi menolak kenaikan harga BBM digelar berbagai eleman mahasiswa di seluruh Indonesia. Aksi mahasiswa di depan Istana Negara, Jakarta, diwarnai kejadian unik mahasiswa satu lawan satu dengan aparat kepolisian. Aksi di depan Istana Negara, Jakarta (16/9/2005) siang, sebenarnya berlangsung tenang-tenang saja. Cuma, karena jumlah aparat dan demonstran berimbang, maka satu mahasiswa dijaga oleh satu aparat kepolisian.Enam belas orang dari Gerakan Mahasiswa Pembebasan melakukan aksinya di depan istana, setelah sebelumnya sempat berkumpul di Masjid Istiqlal. Sedangkan jumlah aparat kepolisian yang menjaga aksi juga enam belas orang dari Polres Metro Jakarta Pusat dan Polsek Gambir.Para mahasiswa ini melakukan demonstrasi untuk menolak rencana kenaikan harga BBM pada awal Oktober mendatang. Akibat terlalu sedikitnya jumlah peserta aksi, posisi demonstran dengan polisi pun satu lawan satu dan hanya dipisahkan garis polisi yang sejak lama sudah dipasang.Dalam aksinya, mereka membentangkan poster yang bertuliskan: Asing Bermain dalam Kenaikan harga BBM, Kenaikan BBM Bukti Kegagalan Sistem, Terapkan Syariah BBM Murah.Mereka juga melakukan orasi, di antaranya menuntut pemerintah untuk menghentikan intervensi asing terhadap ekonomi dalam negeri termasuk masalah BBM. Mereka menolak kenaikan harga BBM karena akan menyengsarakan rakyat. Aksi ini praktis tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas karena aksi berjalan damai dan hanya diikuti sedikit orang. (san/)


Berita Terkait