DetikNews
Jumat 15 Februari 2019, 17:26 WIB

Polisi Larang Migo Sewakan Unitnya ke Anak di Bawah Umur

Mei Amelia R - detikNews
Polisi Larang Migo Sewakan Unitnya ke Anak di Bawah Umur Foto: Rifkianto Nugroho
Jakarta - Aplikasi sewa sepeda listrik Migo menjadi kontroversi setelah belakangan banyak penyewa anak di bawah umur. Polisi pun melarang Migo untuk menyewakan unitnya kepada anak di bawah umur.

"Ya kalau ada anak kecil yang berkendara jelas nggak boleh, karena kan sudah pasti tidak punya SIM," jelas Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Yusuf kepada detikcom, Jumat (15/2/2019).

Yusuf mengatakan, setiap orang yang berkendara harus melengkapi diri dengan SIM. Untuk mendapatkan SIM itu sendiri, si pengendara harus sudah memiliki KTP yang menandakan bahwa dia sudah cukup umur atau dewasa.

"Iya SIM itu kan untuk legalitas dalam berkendara. Syarat bikin SIM kan salah satunya sudah punya KTP, nah kalau anak-anak kan belum punya KTP, berarti nggak punya SIM ya nggak boleh berkendara," katanya.



Anak di bawah umur tidak diperbolehkan berkendara karena masih labil. Hal ini juga berpotensi menimbulkan kecelakaan jika anak kecil diberi kendaraan.

"Iya jelas membahayakan si anak itu sendiri maupun orang lain," ungkapnya.

Migo merupakan aplikasi layanan sewa sepeda listrik. Kendaraan yang digunakan berupa sukter listrik dengan warna khas kuning menyala.

Untuk menggunakan layanan Migo, terlebih dulu kita harus mengunduh aplikasi di Play Store dan App Store, dilanjutkan registrasi. Saat berada di Migo Station, cukup lakukan pemindaian barcode yang ada di bagian belakang, sepeda listrik pun bisa digunakan.


(mei/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed