Absen Raker, Ngaku ke Vietnam
DPR: Hamid Awaluddin Bohong!
Jumat, 16 Sep 2005 14:44 WIB
Jakarta - Menteri Hukum dan HAM Hamid Awaluddin diminta memberikan klarifikasi dan meminta maaf kepada Komisi III DPR RI karena absen pada rapat kerja (raker) pada Kamis, 15 September 2005.Hamid sebelumnya dijadwalkan raker dengan Komisi III DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis kemarin pukul 10.00 WIB. Namun mantan anggota KPU ini lebih memilih menghadiri "The 10th Asean Senior Law Officials Meeting (ASLOM)" di Vietnam yang dibuka pada 15 September sehingga raker Kamis kemarin batal. Lewat surat, Hamid meminta agar rapat dijadwalkan kembali pada 28 September 2005.Tapi apa lacur ternyata pada Kamis kemarin, Hamid masih berada di Jakarta dan tidak di Vietnam seperti akunya. Menteri asal Sulsel ini baru memutuskan berangkat ke negeri jiran pada 17 September. "Kalau memang betul dia ada di Jakarta kemarin berarti dia telah melakukan kebohongan publik. Saya sangat menyesalkan tindakan dia," kata anggota Komisi III DPR RI Mutammimul 'Ula di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Jumat (16/9/2005).Politisi dari PKS ini meminta Hamid segera mengklarifikasi dan meminta maaf atas tindakannya itu. Protes keras juga dilontarkan anggota Komisi III dari FPAN, Patrialis Akbar, yang sangat menyanyangkan tindakan Hamid."Ke depan tidak boleh terulang karena akan berpengaruh pada anggaran. Semua menteri yang nggak mau melakukan raker, anggarannya akan susah dicairkan, termasuk Menkum dan HAM," ancamnya.Dalam harian Kompas edisi hari ini, Hamid membenarkan dia belum terbang ke Vietnam. Dia tidak hadir karena ingin mmepersiapkan dengan betul materi untuk pertemuan dengan DPR nanti. Dia tak ingin raker sebelumnya yang kisruh hanya urusan titik koma saja, terulang lagi. Eks anggota KPU ini juga menyangkal telah melecehkan DPR dan mengaku sangat kooperatif.
(aan/)











































