Muchdi PR Merapat, TKN Jokowi Tak Khawatir Dianggap Tukang Bajak

Arief Ikhsanudin, Zakia Liland Fajriani - detikNews
Kamis, 14 Feb 2019 21:25 WIB
Lodewijk Freidrich. (Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin tidak khawatir disebut tukang bajak karena mendapat dukungan dari Wakil Ketua Umum Partai Berkarya Muchdi PR. TKN menganggap Muchdi PR pasti memiliki alasan sampai harus menyeberang dari kubu Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Tidak ada (takut disebut tukang bajak). Karena ini kesadaran beliau untuk masuk sendiri. Beliau seorang purnawirawan jenderal, saya pikir paham betul masalah itu," ucap Wakil Ketua TKN Lodewijk Freidrich Paulus kepada wartawan di kantor DPP Partai Golkar, Jalan Anggrek Neli, Palmerah, Jakarta Barat, Kamis (14/2/2019).



Muchdi PR telah menyampaikan alasan dia mendukung Jokowi karena terkesan oleh pembangunan selama pemerintahan Jokowi. Ia pun menyebut telah mendapat izin dari Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto.

"Kita sama-sama sudah mendengar tentang masalah itu, jadi itulah yang kita pegang mengapa beliau bergabung dengan kita," kata Lodewijk.

Bagi Lodewijk, saat ini bukan soal bajak-membajak, melainkan tentang memengaruhi konstituen. Muchdi telah terpengaruh oleh kampanye yang dijalankan TKN.

"Kalau istilahnya membajak, itu kan proses bagaimana sekarang ini kampanye, proses merebut hati dan pikiran konstituen. Nah, salah satu konstituen kita adalah Pak Muchdi PR. Pak Muchdi PR paham betul dengan masalah ini sehingga beliau mau bergabung dengan kami," ucap Lodewijk.



Meski sama-sama sebagai purnawirawan TNI Angkatan Darat (AD), Lodewijk tidak berkomunikasi secara langsung dengan Muchdi saat masa kampanye. Mungkin komunikasi terjalin antara Muchdi dan Luhut Panjaitan karena sesama angkatan Akmil 1970.

"Ada komunitas angkatan 70 di bawah pimpinan Pak Luhut dengan Pak Subagyo, komunikasi ini pasti terjalin," ucap Lodewijk.

TKN yakin bergabungnya Muchdi bisa menambah kekuatan pasangan Jokowi-Ma'ruf. Muchdi memiliki posisi penting di Partai Berkarya dan pernah punya jabatan strategis di militer.

"Dan alhamdulillah Pak Muchdi PR yang adalah senior Pak Prabowo dan juga mantan Danjen Kopassus itu mau bergabung. Karena terus terang kan beliau ada di Wakil Ketua Partai Berkarya. Jadi ini, saya pikir memperkuat barisan dari pasangan 01 menurut saya," ucap Lodewijk. (aik/idn)