AS akan Gelar Dialog Internasional untuk Bahas Flu Burung
Jumat, 16 Sep 2005 12:01 WIB
Jakarta - Penyakit flu burung kian mengundang keprihatinan negara-negara di dunia. Untuk itu pemerintah Amerika Serikat akan menggelar pertemuan internasional untuk membicarakan strategi menghadapi wabah mematikan itu.Washington juga berencana membentuk kerja sama dengan Asia Tenggara, wilayah yang paling parah diserang penyakit flu burung. Hal tersebut disampaikan Presiden AS George W Bush dalam pertemuan puncak PBB di New York, AS.Avian flu menjadi topik hangat di KTT PBB tersebut saat Bush menyampaikan perlunya kemitraan internasional terhadap avian flu dan pandemik influenza. Hal senada disampaikan Menteri Kesehatan AS Mike Leavitt, seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (16/9/2005)."Kita telah mengetahui pada minggu-minggu terakhir bahwa hal-hal buruk bisa terjadi dengan sangat cepat. Inilah mengapa kemitraan baru sangat penting," ujar Leavitt.Dikatakan petinggi AS itu, dirinya akan memimpin sebuah delegasi ke Asia Tengara pada bulan Oktober mendatang, untuk berbicara dengan para pemimpin pemerintahan mengenai keterlibatan dan komitmen mereka dalam persiapan dan respons terhadap flu burung.Dalam lawatan itu, akan dirundingkan kesepakatan dengan negara-negara yang paling parah diserang flu burung guna menawarkan bantuan untuk mengatasi masalah tersebut. Delegasi itu akan mencakup para pemimpin Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) dan Organisasi Kesehatan Hewan Dunia.
(ita/)











































