DetikNews
Kamis 14 Februari 2019, 17:20 WIB

Lion Air Jelaskan Insiden di Balik Putar Balik JT-780 di Makassar

Indra Komara - detikNews
Lion Air Jelaskan Insiden di Balik Putar Balik JT-780 di Makassar Ilustrasi Lion Air (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Pesawat Lion Air nomor penerbangan JT-780 rute Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan (UPG), menuju Bandar Udara Mutiara Sis Al-Jufri, Palu, Sulawesi Tengah (PLW), harus putar balik setelah terbang selama 30 menit. Pesawat kembali ke Makassar karena suatu insiden yang mewajibkan teknisi melakukan pengecekan ulang di darat.

"Setelah terbang 30 menit, pilot memutuskan untuk melakukan pendaratan kembali di bandar udara asal, yaitu Makassar (return to base/ RTB). Keputusan tersebut sudah sesuai prosedur operasional dikarenakan ada technical dan membutuhkan pengecekan pesawat di darat. Pesawat mendarat secara normal di Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin pukul 22.24 Wita," kata Corporate Communications Strategic Lion Air Danang Mandala Prihantoro dalam keterangan tertulis, Kamis (14/2/2019).



Danang mengatakan peristiwa itu terjadi pada Selasa (12/2). Dia menjelaskan pengoperasian pesawat sudah dijalankan sesuai dengan prosedur operasional standar (SOP).

Secara teknis, lanjut Danang, pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LGY ini sudah menjalani pemeriksaan dan dinyatakan laik terbang sebelum diberangkatkan menuju Palu. Pesawat akhirnya mengudara sesuai dengan jadwal keberangkatan pukul 21.28 Wita.

"Dalam penerbangan ini, Lion Air membawa tujuh kru dan 149 penumpang," kata Danang.

Namun, karena harus ada pengecekan ulang di darat, pesawat akhirnya berputar balik ke Bandara Internasional Sultan Hasanuddin. Lion Air meminta maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.



Pada saat itu juga, Lion Air melakukan pengembalian dana (refund) dan perubahan jadwal terbang (reschedule) sesuai dengan ketentuan. Lion Air telah memberangkatkan kembali JT-780D (12/2) pukul 23.35 Wita menggunakan pesawat lain, yakni Boeing 737-900ER registrasi PK-LGP, yang mengangkut tujuh kru beserta 136 penumpang.

"Pesawat sudah tiba di Palu pukul 00.35 Wita. Lion Air telah meminimalisir dampak yang timbul agar operasional Lion Air lainnya tidak terganggu. Pesawat Boeing 737-900ER registrasi PK-LGY sudah dilakukan pemeriksaan dan perbaikan serta dinyatakan laik terbang," ujar Danang.
(idn/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed