DetikNews
Kamis 14 Februari 2019, 15:27 WIB

Kasus Hoax Skor Piala Dunia, tvOne-Akun IG Bola Gila Berdamai

Samsuduha Wildansyah, Arief Ikhsanudin - detikNews
Kasus Hoax Skor Piala Dunia, tvOne-Akun IG Bola Gila Berdamai Foto: Potongan gambar tvOne yang diedit dan viral. (Istimewa)
Jakarta - Pihak tvOne dan manajemen akun Instagram @Bola_Gila telah menyelesaikan kasus editan skor piala dunia 2018. Keduanya bersepakat damai.

"Itu semua dari tvOne dan terlapor sudah ada komunikasi, sudah ada musyawarah. Ada win-win solution itu diselesaikan secara damai," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (14/2/2019).

Sementara Argo belum bisa memastikan apakah setelah ada kesepakatan damai, kasus itu akan dihentikan (SP3).

"SP3 harus sudah sidik, jadi saya cek dulu apakah sudah (keluar) atau belum ya," kata Argo.

Secara terpisah, manajemen @Bola_Gila, Stefano Clinton Noya menyampaikan bahwa kasus tersebut sudah diselesaikan secara musyamawarah dan damai. Stefano menyampaikan permintaan maaf kepada pihak tvOne atas kasus itu.

"Kami dengan ini mewakili seluruh management dari akun instagram @bola_gila berterima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Karni Ilyas beserta Tv One atas diterimanya permohonan maaf kami dan bersedia menyelesaikan permasalahan ini secara musyawarah," kata Stefano dalam keterangannya kepada detikcom, Rabu (13/2/2019).

Kasus ini menjadi pembelajaran bagi manajemen @Bola_Gila. Dengan adanya kasus ini, manajemen sepakat untuk memerangi hoax yang bisa merugikan orang lain.



"Hal ini telah menjadi pelajaran yang sangat berharga kepada kami untuk dapat lebih teliti dalam memilah informasi dan berita yang masuk untuk kemudian dapat dijadikan konten," imbuh Stefano.

"Sesuai dengan permohonan maaf kami kemarin semoga hal ini juga bisa menjadi momentum yang baik untuk secara bersama-sama memerangi hoax-hoax yang dapat merugikan orang lain," sambung Stefano.

Sebelumnya, tvOne melaporkan akun Instagram @Bola_Gila pada Senin (2/7/2018). Pemilik akun tersebut dilaporkan atas tuduhan menyebarkan informasi bohong dan ujaran kebencian.

"Kita baru lapor sekarang, proses itu akan dilakukan oleh polisi segera. Mekanisme dan waktunya itu tentu di kepolisian, kita menunggu perkembangan dari kepolisian. Kita berharap ini segera ada hasilnya," kata PR Manager tvOne Raldy Doy di Mapolda Metro Jaya, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, 2 Juli 2018.

Laporan tvOne ini teregister dengan nomor TBL/3427/VII/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus tertanggal 2 Juli 2018. Pelapor dalam laporan ini adalah Martha Uly Roha Manullang.

Pasal yang dilaporkan terkait penyebaran informasi bohong dan ujaran kebencian dengan Pasal 35 juncto Pasal 27 (3) dan Pasal 36 UU RI No 19 Tahun 2016 atas Perubahan UU RI No 11 Tahun 2008 tentang ITE. Pihak terlapor dalam laporan ini masih dalam penyelidikan.


(mea/mea)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed