SBY Batal Gelar Teleconference
Jumat, 16 Sep 2005 11:20 WIB
Jakarta - Rencana Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggelar rapat kabinet jarak jauh (teleconference) Jumat pagi (16/9/2005) batal dilaksanakan. Pembatalan rapat rutin yang seharusnya digelar mulai pukul 09.00 WIB ini belum diketahui alasannya.Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Yusril Ihza Mahenda mengatakan, Presiden akan menggelar teleconference selama melakukan kunjungan kerja ke AS. Teleconference telah berlangsung sejak Selasa (13/9/2005) lalu. Berbagai persoalan penting seperti rencana kenaikan BBM dan pemberian subsidi kepada masyarakat tak mampu telah dibahas dalam rapat jarak jauh tersebut. Namun, bersamaan dengan teleconference ini, muncul berbagai isu dan rumor yang tak sedap. Yakni adanya kesan Presiden SBY tidak percaya dengan Wapres M Jusuf Kalla.Hari ini, Jumat (16/9/2005) dijadwalkan teleconference memasuki hari keempat. Namun tanpa alasan yang jelas, rapat jarak jauh ini batal dilaksanakan. Padahal, rapat sudah diagendakan akan membahas persiapan subsidi langsung dengan BPS, Bappenas dan Menko Kesra.Banyak wartawan dari media cetak maupun elektronik kecewa. Mereka sudah sejak pagi berada di kantor Presiden, namun tiba-tiba batal. Pembatalan hanya disampaikan melalui SMS pada pukul 08.00 WIB.Mensesneg Yusril Ihza Mahendara yang setiap pagi menjadi juru bicara istana selama Presiden di AS belum memberikan keterangan penyebab batalnya acara tersebut. Demikian juga, SBY saat ini dijadwalkan menghadiri gala dinner. Sementara beberapa menteri saat ini tengah mengadakan rapat di kantor Menko Kesra membahas persiapan subsidi langsung.
(jon/)











































