WHO: Flu Burung Bisa Bermutasi Menjadi Pembunuh Besar
Jumat, 16 Sep 2005 11:01 WIB
Jakarta - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan peringatan baru mengenai penyakit flu burung. Diingatkan bahwa virus berbahaya itu bisa bermutasi menjadi pembunuh besar.Demikian disampaikan Direktur Jenderal WHO Lee Jong-wook di depan Pertemuan Puncak PBB di New York, AS. Saat ini, ujarnya, virus H5N1 memang mematikan bagi manusia namun tidak mudah ditularkan dari manusia ke manusia.Namun bukan tidak mungkin virus tersebut bermutasi sehingga menimbulkan masalah yang jauh lebih besar. "H5N1 yang sekarang ini belum memiliki kemampuan untuk berjangkit di antara manusia namun begitu virus itu memperoleh kemampuan tersebut, dan ada beberapa bukti bahwa ini akan terjadi, saya harap ini tidak akan begitu berbahaya dibandingkan H5N1 yang sekarang, yang telah menewaskan separuh dari orang-orang yang terinfeksi," ujar Lee.Ketakutan terbesar WHO adalah bahwa virus H5N1 bisa bermutasi, mendapatkan gen-gen dari virus influenza biasa, sehingga akan menjadikan virus flu burung itu sangat menular dan mematikan. Demikian seperti diberitakan kantor berita AFP, Jumat (16/9/2005)."Ketakutan terbesar adalah virus ini akan memperoleh kemampuan tersebut, namun masalahnya adalah soal waktu," kata Lee.Korban jiwa akibat flu burung terus bertambah. Di Indonesia, seorang lagi warganya, Rini Dina, dipastikan meninggal akibat serangan penyakit tersebut. Ini menjadikan korban meninggal akibat flu burung di Indonesia meningkat menjadi empat orang.
(ita/)











































