Muchdi PR Dukung Jokowi, TKN: Kubu Sebelah Goyah Lututnya

Lisye Rahayu - detikNews
Rabu, 13 Feb 2019 15:27 WIB
Usman Kansong (Lisye/detikcom)
Jakarta - Waketum Partai Berkarya Muchdi PR memberi dukungan di Pilpres 2019 untuk pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf menilai dukungan itu dapat mengancam pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Dukungan (Muchdi PR) sangat berharga bagi kita. Ini saya kira membuat kubu 02 (Prabowo-Sandi) itu goyahlah lututnya kira-kira," kata Direktur Komunikasi Politik TKN Jokowi-Ma'ruf, Usman Kansong, di Posko Cemara, Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/2/2019).

Dikatakan Usman, munculnya ancaman itu karena dilihat dari rekam jejak Muchdi PR sebagai salah satu pendiri Partai Gerindra dan salah satu orang terdekat Prabowo saat di Kopassus.


"Karena Pak Muchdi PR itu pendiri di salah satu partai koalisi 02. Kedua, dia adalah senior juga di tentara dan mungkin juga senior Pak Prabowo di Kopassus, di TNI. Nah ini seniornya saja mendukung Pak Jokowi, tidak mendukung juniornya, ini kan ada sesuatu," jelasnya.

Usman mengatakan salah satu alasan mantan Danjen Kopassus itu memberikan dukungan kepada Jokowi adalah bukti nyata yang telah dilakukan pemerintahan Jokowi, terutama di bidang infrastruktur.

"Pak Muchdi PR sudah jelas mengatakan, 'Saya mendukung Pak Jokowi karena Pak Jokowi sudah berhasil membangun infrastruktur dan lain-lain.' Jadi dukungan dari Pak Muchdi PR sangat rasional secara politik, tidak emosional," lanjut Usman.


Seperti diketahui, nama Muchdi PR sempat dikaitkan dengan kasus pembunuhan pegiat HAM, Munir, dan ditetapkan sebagai tersangka oleh polisi pada 2008. Namun di pengadilan, dia dinyatakan tidak terlibat dalam pembunuhan tersebut berdasarkan bukti-bukti yang ada.

Menanggapi hal tersebut, Usman yakin merapatnya Muchdi PR ke pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin tidak akan mempengaruhi suara pemilih. Ia menegaskan proses hukum Muchdi PR sudah selesai dan tidak terbukti terlibat dalam pelanggaran HAM.

"Kan perkara Pak Muchdi PR sudah diproses secara hukum dan sudah selesai. Saya kira tidak ada lagi persoalan itu sebetulnya karena sudah melalui proses," tutupnya.


Saksikan juga video 'TKN Bantah Ada Sesuatu di Balik Dukungan Muchdi ke Jokowi':

[Gambas:Video 20detik]




Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini. (elz/elz)