DetikNews
Selasa 12 Februari 2019, 20:53 WIB

Selain Harimau, Ada Beruang Madu Masuk Permukiman di Sumbar

Jeka Kampai - detikNews
Selain Harimau, Ada Beruang Madu Masuk Permukiman di Sumbar Ilusrasi. Petugas dari BKSDA Riau mengevakuasi beruang madu dari perkampungan warga. (Haidir Tanjung/detikcom)
Lubuk Kilangan - Selain harimau yang membuat takut warga di Kabupaten Sijunjung, beruang madu dilaporkan masuk ke permukiman warga.

Seekor beruang madu dilaporkan masuk perumahan warga di kawasan Sitinjau Lauik, Kecamatan Lubuk Kilangan, Sumbar. Beruang itu dilaporkan memangsa ternak.

Kepala Satuan Polisi Hutan BKSDA Sumatera Barat Joni Akbar mengatakan beruang madu itu diperkirakan berusia dewasa. Dalam laporan yang diperoleh petugas, satwa liar itu dalam kondisi cacat pada kaki kanan karena diduga terjebak perangkap para pemburu liar.

"Kita sedang pasang perangkap," ujar Joni Akbar, Selasa (12/2/2019).






"Kalau tidak cacat, mungkin bisa hanya dilakukan dengan cara diusir. Tapi, karena (beruang) cacat, mungkin, kalau berhasil masuk perangkap, tidak bisa kami lepas liarkan dan harus direhabilitasi terlebih dahulu, sehingga mungkin dipelihara di kebun binatang," imbuhnya.

Pihak BKSDA Sumbar sudah memasang satu unit camera trap untuk memantau pergerakan beruang madu tersebut.

Selain di Sitinjau Lauik, konflik beruang madu dengan masyarakat terjadi kawasan Lubuk Tempurung, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Di sana juga telah dipasang perangkap untuk upaya penangkapan satwa liar tersebut.

"Jadi di Padang ada dua lokasi konflik beruang madu ini. Di beberapa daerah lainnya, seperti di Baso, Kabupaten Agam, dan Tanah Datar, juga terjadi konflik sehingga sudah kami pasang juga perangkap," katanya.

Setiap perangkap yang dipasang diisi dengan buah-buahan, seperti pepaya, durian, hingga nangka, untuk memancing beruang madu masuk ke perangkap.
(fdn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed