DetikNews
Selasa 12 Februari 2019, 20:35 WIB

Saling Sindir soal 'Ibunda' Vs 'Cucu' Tim Jokowi dan Prabowo

Tim detikcom - detikNews
Saling Sindir soal Ibunda Vs Cucu Tim Jokowi dan Prabowo Ibunda Sandiaga, Mien Uno. (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Ibunda cawapres Sandiaga Uno, Mien Uno, menantang pihak yang menyebut anaknya bersandiwara untuk minta maaf. Saling sindir antara tim Jokowi-KH Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga pun terjadi.

"Kita harus hormat kepada Bu Mien Uno dan ibu-ibu Indonesia lain yang telah mendidik dan membesarkan para tokoh politik nasional. Mereka adalah ibu-ibu bangsa yang sangat luar biasa," ujar juru bicara TKN Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan, Selasa (12/2/2019).



"Tapi, saran saya untuk urusan politik, para politikus sebaiknya jangan dikit-dikit libatkan ibu atau orang tua untuk melindungi kita. Kasihan beliau. Harusnya cukup dengan restu dan doa. Sebagai politikus, kita harus siap menghadapi berbagai serangan dan tudingan," imbuh dia.

Ace lantas menilai ibunda Jokowi selama ini jauh lebih sabar. Jokowi, kata Ace, sering menerima tuduhan, mulai disebut keturunan PKI hingga keturunan Tionghoa. Namun ibunda Jokowi tetap bersabar.

PSI, yang juga berada di kubu pendukung Jokowi, ikut menimpali. Ketua DPP PSI Guntur Romli bahkan mengubah istilah 'Sandiwara Uno' menjadi 'Sandiwara Anak Mami'.

"Kalau ibunya Sandi tidak mau terima dengan tagline SandiwaraUno, kita ganti saja dengan 'sandiwara anak mami'," kata Guntur Romli.



Tak hanya itu, Ketua DPP Hanura Inas Nasrullah Zubir turut menyindir. Dia menganggap Sandiaga masih remaja.

"Apa jadinya negeri ini kalau ada wakil presiden mentalnya masih di level generasi Z alias remaja? Bisa-bisa Sandi bergaya bak anak pangeran yang masih remaja, lalu harus didampingi dayang-dayang yang membantunya dalam urusan pemerintahan," ujar Inas.

Sementara itu, Sekjen PPP Arsul Sani berpendapat keluarga tak boleh bawa perasaan alias baper dalam politik. Namun Arsul menilai wajar sikap ibunda Sandiaga.

"Kita juga menerangkan kepada keluarga kita bahwa memang di politik itu, ya, seperti itu. Ya, nggak boleh juga kemudian anggota keluarga kita ikut terbawa suasana baper," kata Arsul.

Sandiaga Dibela

Tentu saja Sandiaga dibela oleh kubunya. Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Andre Rosiade, justru mempersilakan ibunda Jokowi membuat klarifikasi atas tuduhan yang selama ini mendera putranya.

"Saya rasa hal-hal yang wajar juga kalau Bang Sandi didukung oleh restu orang tuanya. Orang tua mana sih yang rela anaknya dituduh main sandiwara. Sama dengan ibunya Pak Jokowi, kan juga maju ke depan menjelaskan bahwa anaknya bukanlah keturunan PKI. Jadi hal-hal yang wajar," sebut Andre.

"Misalnya saya diserang orang, pasti orang tua saya pasti akan maju membela saya menjelaskan itu. Itu hal yang wajar, lumrah saja," ucap Andre.

Ketum PAN yang juga Ketua MPR Zulkifli Hasan juga membela Sandiaga. Adalah wajar, kata Zulkifli, ketika ibunda menyayangi anaknya.

"Saya kira Ibu Mien nggak marah, namanya ibu sayang sama anak itu kan wajar. Nggak marahlah," kata Zulkifli di kompleks MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta.

Sindiran balik dilontarkan oleh Waketum Gerindra sekaligus Wakil Ketua DPR Fadli Zon. Bagi dia, ibunda Sandiaga punya hak politik sehingga boleh berkomentar soal politik.

"Ya saya kira itu cuma ungkapan-ungkapan. Kalau ibu-ibu, emak-emak, kan punya hak pilih dan hak politik, yang nggak boleh itu anak-anak, cucu yang masih belum berumur," kata Fadli, yang juga anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Pernyataan Fadli agaknya menyindir capres Jokowi, yang tak jarang berbagi momen kebersamaan dengan cucu. Kedekatan Jokowi dengan cucunya pun pernah disinggung oleh politikus PKS Hidayat Nur Wahid dalam cuitannya.

Saling sindir soal 'ibunda' dan 'cucu' ini berawal dari pernyataan Mien Uno kemarin (11/2). Dia mengungkapkan rasa sakit hati manakala anaknya difitnah.

"Saya ingin berhadapan dengan orang itu untuk mengatakan bahwa apa yang dilakukan adalah sesuatu yang memang benar terjadi. Jadi sekarang, kalau ada orang yang mengatakan itu Sandiwara Uno, dia harus minta maaf kepada ibunya yang melahirkan dan mendidik Mas Sandi dengan segenap tenaga untuk menjadi orang yang baik. Siapa yang mau berhadapan dengan saya sebagai ibunya?" tantang Mien Uno di Media Center Prabowo Subianto-Sandiaga, Jalan Sriwijaya I, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.
(bag/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed