DetikNews
Selasa 12 Februari 2019, 11:15 WIB

Jokowi Beberkan Angka Stunting dan Kematian Ibu di RI Terus Menurun

Ray Jordan - detikNews
Jokowi Beberkan Angka Stunting dan Kematian Ibu di RI Terus Menurun Presiden Jokowi dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Kesehatan 2019 di gedung ICE BSD, Tangerang, Banten, Selasa (12/2/2019). Foto: Ray Jordan-detikcom
Tangerang - Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbicara soal angka stunting yang terus menurun di Indonesia. Jokowi menegaskan target untuk menghilangkan stunting.

"Di 2014 stunting kita 37%. Alhamdulillah berkat kerja keras kita semua sudah turun menjadi 30%. Ini harus turun lagi menjadi 20%, menjadi 10%, dan hilang," ujar Jokowi dalam pembukaan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Kementerian Kesehatan 2019 di gedung ICE BSD, Tangerang, Banten, Selasa (12/2/2019).

Jokowi mengatakan, penurunan stunting itu akan berpengaruh pada kualitas SDM Indonesia. Sehingga SDM Indonesia nantinya mampu bersaing dengan SDM negara lain.

"Tidak mungkin kita bersaing dengan negara lain dengan SDM kita dengan stunting setinggi itu, tidak mungkin. Oleh karena itu saya minta kepada kepala dinas provinsi, kabupaten/kota konsentrasi di sini. Kalau di kabupaten/kota, provinsi masih ada stunting kejar ini, selesaikan ini," kata Jokowi.

Tak hanya stunting, Jokowi juga bicara soal angka kematian ibu saat melahirkan. Dia juga mengatakan angka ini terus mengalami penurunan.

"Berkaitan dengan angka kematian ibu (AKI), alhamdulillah sudah menurun. Tolong hal-hal yang sangat basic seperti ini diperhatikan," katanya.

Jokowi pun mengimbau kepada pemerintah daerah dan perangkat hingga ke masyarakat untuk terus memperhatikan persoalan stunting dan angka kematian ibu. Jika angka kedua hal tersebut masih tinggi, maka SDM Indonesia akan sulit bersaing dengan negara lain.

"Jangan sampai negara lain sudah berbicara soal virtual reality, internet of things, big data, bitcoin, tapi kita berbicara stunting saja belum selesai. Urusan AKI belum rampung. Bagaimana negara ini akan bersaing, bermompetensi. Basic-basic seperti ini yang harus kita selesaikan terlebih dahulu," jelas Jokowi.
(jor/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed