DetikNews
Senin 11 Februari 2019, 22:30 WIB

Elektabilitasnya di Bawah Menpora, Habiburokhman: Aneh, Masak Saya Tak Nomor 1

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Elektabilitasnya di Bawah Menpora, Habiburokhman: Aneh, Masak Saya Tak Nomor 1 Habiburokhman (Foto: dok. pribadi)
Jakarta - Ketua DPP Partai Gerindra Habiburokhman menjadi caleg kedua setelah Menpora Imam Nahrawi yang elektabilitasnya paling tinggi di daerah pemilihan DKI Jakarta I berdasarkan survei Charta Politika. Habiburokhman heran berada di urutan di bawah Imam.

"Meski demikian, relawan pendukung saya di dapil mempertanyakan mengapa posisi saya ada di bawah Imam Nachrowi, yang menurut pengamatan mereka jarang turun ke dapil," ujar Habiburokhman kepada wartawan, Senin (11/2/2019).


Habiburokhman menilai hasil survei tersebut agak aneh. Mengingat DKI-I merupakan basis Gerindra dan Prabowo Subianto.

"Agak aneh saja, Jakarta Timur itu kan basis tradisional Gerindra dan Pak Prabowo, masak Habiburokhman tidak nomor satu," katanya.

Kendati demikian, Habiburokhman tetap mengapresiasi hasil survei tersebut. Dia juga akan terus bekerja keras untuk meraih suara tertinggi di DKI-I.

"Survei tersebut akan menjadi acuan saya untuk semakin keras bekerja mengetuk pintu dan hati warga. Target saya adalah meraih suara tertinggi di Jakarta Timur secara personal dan Gerindra menang. Tanggung jawab saya lainnya adalah memastikan Prabowo-Sandi menang di Jakarta Timur," tutur Habiburokhman.


Lembaga survei Charta Politika merilis hasil surveinya tentang tingkat pengenalan dan elektabilitas calon anggota DPR di daerah pemilihan DKI Jakarta I. Hasilnya, Imam Nahrawi menjadi caleg yang paling banyak dikenal.

Survei dilaksanakan pada 18-25 Januari 2019. Survei dilaksanakan dengan wawancara tatap muka kepada total 2.400 responden atau 800 responden di tiap dapil. Margin of error di tiap dapil kurang-lebih 3,4 persen. Survei dilakukan di DKI Jakarta karena dianggap sebagai barometer nasional.

Berikut ini 10 besar elektabilitas calon anggota DPR RI dapil DKI Jakarta I:
Imam Nahrawi 15,1 persen
Habiburokhman 6,8 persen
Eko Hendro Purnomo 3,8 persen
Putra Nababan 3,6 persen
Bambang Atmanto Wiyogo 3,5 persen
M Yusuf Mujenih 3,5 persen
Chica Koeswoyo 3,3 persen
Wanda Hamidah 2,3 persen
Mardani Ali Sera 2,1 persen
Asril Hamzah Tanjung 2,0 persen
(mae/idn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed