detikNews
Senin 11 Februari 2019, 18:05 WIB

Mengenal Budaya Peranakan di Tanah Jawa Lewat Peragaan Busana Batik

Akfa Nasrulhak - detikNews
Mengenal Budaya Peranakan di Tanah Jawa Lewat Peragaan Busana Batik Foto: Dok. Nojorono
Jakarta - Sebuah acara di Kabupaten Kudus digelar untuk memperingati hari raya Imlek 2570. Acara yang menonjolkan edukasi budaya ini, mengusung tema Mutiara Nusantara sebagai bentuk bakti pelestarian budaya.

Rangkaian acara diawali dengan penampilan drama teatrikal dari Teater Jangkar Bumi yang mengangkat judul Manunggal. Acara yang digelar di T.I.T.D Hok Hien Bio, Yayasan Tri Dharma Amurva Bhumi, Kudus, Sabtu (9/2/19) lalu itu, juga dimeriahkan oleh penampilan Mandarin Singer, Alena Wu.

Dalam kesempatan itu pakar Antropologi dan pengamat batik, Notty J Mahdi, menjadi penyaji talkshow dengan tema 'Pengaruh Budaya Peranakan Pada Gaya Hidup Pesisir Utara Jawa: Kudus'. Ia memaparkan perjalanan budaya Kudus tentang perjalanan budaya peranakan (Tionghoa) di tanah Jawa sejak beberapa abad lalu hingga saat ini di antaranya batik melalui peragaan busana hingga jajanan kuliner tradisional.


"Acara ini bisa menjadi jembatan edukasi para pemuda Indonesia yang nyatanya budaya peranakan telah ada sejak dulu. Ini merupakan simbol ke-Bhineka-an nusantara yang berharga karena apa saja yang sudah kita nikmati adalah tidak luput dari kontribusi besar akan suatu akulturasi budaya nenek moyang kita terdahulu," ungkap Notty, dalam keterangan tertulis, Senin (11/2/2019).

Acara tersebut diselenggarakan oleh PT Nojorono, yakni salah satu perusahaan rokok di Kudus. Presiden Direktur PT Nojorono Stefanus JJ Batihalim berharap acara tersebut dapat membawa peserta bisa masuk dalam lorong budaya yang menstimulasi cita rasa akan karya nusantara dari berbagai karya peninggalan leluhur.

Tahun 2019 ini, ia juga berharap perusahaan dapat lebih berinovasi tidak hanya edukasi budaya, namun dapat melahirkan para penerus bangsa yang nantinya akan melanjutkan pelestarian budaya maupun kemajuan pendidikan di kota Kudus.

Acara tersebut juga dihadiri oleh beberapa para pejabat daerah yaitu Bupati Kudus, Muhammad Tamzil serta, Kapolres Kudus, Saptono, dan jajaran pejabat daerah lainnya.


(prf/ega)


Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com