Kabut Asap Muncul Lagi di Riau

Kabut Asap Muncul Lagi di Riau

- detikNews
Kamis, 15 Sep 2005 17:02 WIB
Pekanbaru - Baru saja kebakaran hutan dan lahan di Riau bisa diatasi, kini muncul lagi kabut asap. Dilaporkan dua kabupaten yakni Kuantan Singingi dan Rokan Hilir diselimuti asap dalam dua hari terakhir ini. Duh!Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing) yang berada di jalur lintas tengah menghubugkan Jambi dan Sumatera Barat kini dilanda kabut asap. Diperkirakan titik kebakaran hutan dan lahan itu berada di wilayah perbatasan Riau, Sumbar dan Jambi."Tiga hari ini ini di Kuasing diselimuti asap tebal dari aktivitas pembakaran hutan dan lahan. Kebakaran itu kita prediksi terjadi di sekitar Hutan Lindung Bukit Batabo. Namun kita perkirakan aktivitas pembukaan lahan itu berada di kawasan Sumbar. Karena disebelah hutan lindung di Sumbar itu statusnya masih hutan produksi," kata Direktur LSM Tropika, Herijal Jalil, kepada detikcom, Kamis (14/9/2005) di Pekabaru.Sedangkan untuk perbatasan Riau dan Jambi, masih menurut Harijal, aktivitas pembukaan perkebunan dan perladangan masyarakat terjadi di kawasan hutan penyanggah Taman Nasional Bukit 12."Sudah menjadi kebiasaan buat masyarakat membuka perladangan dengan cara melakukan pembakaran. Cara pembersihan lahan dengan membakar jauh lebih mudah dan efektif ketimbag melakukan pembusukan. Karena itulah saban tahun daerah kita ini terjadi bencana kebakaran yang menimbulkan asap," kata Herijal.Kabut asap juga kembali menyelimuti kawasan Kabupaten Rokan Hilir yang sebelumnya merupakan daerah terluas kebakaran lahan dan hutan yang asapnya sempat menyeberang ke Malaysia. Dalam sepekan ini, sejumlah wilayah di sana kembali diselimti asap.Bila kondisi ini terus berlanjut, bukan tidak mungkin Riau akan kembali menyumbang asapnya ke negeri jiran. Apalagi letak geografis Rokan Hilir berada di semenanjung Selat Malaka. "Kalau dibiarkan terus, asap ini akan kembali membuat heboh negara tetangga kita," kata Harijal.MelokalisirKondisi kebakaran yang terjadi di Rokan Hilir juga dibenarkan pemerintah daerah setempat. Dari hasil tim monitoring, kebakaran itu sebagian terjadi di lokasi yang sebelumnya sempat terbakar pada bulan Agustus lalu."Diperkirakan kawasan Simpang Nila, perbatasan Kubu dan Bangko, mulai terbakar lagi. Kini Tim Kebakaran Hutan dan Lahan Rokan Hilir berupaya memonitor dan melokalisir kebakaran," kata Ir Nahrowi, kepala Bidang Pengawasan Dampak Lingkungan Bapedalda Kabupaten Rokan Hilir.Sedangkan Kepala Bapedalda Provinsi Riau Khairul Zainal kepada detikcom, mengatakan, kuat dugaan kebakaran itu berasal dari sisa-sisa bara api di bawah lahan gambut, yang tidak tuntas pemadamannya pada Agustus lalu. Hal ini dimungkinkan karena debit hujan yang sempat turun di awal bulan September ini belum sepenuhnya mampu menembus kedalaman tertentu di lahan yang sempat terbakar hebat Agustus lalu."Dari awal saya sudah katakan bahwa sisa pembakaran pada Agustus lalu sangat berpeluang terjadi kebakaran kembali. Ini mestinya pemerintah kabupaten setempat segera memadamkan api sebelum menjalar ke mana-mana. Apalagi di sana lebih banyak kawasan hutan bergambut yang sulit untuk dipadamkan," kata Khairul. (nrl/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads