Pelaku yakni, Gagah Setia Budi (36) warga Jalan Muhammad Yamin Makassar. Pelaku sendiri dikenal sebagai orang tak waras setelah polisi melakukan pemeriksaan.
Hal ini benarkan Kapolsek Rappocini Makassar, Kompol Edhy Supriyadi ditemui di Polsek Rappocini Makassar. Edhy menyebut pelaku merupakan orang tak waras dan baru keluar dari rumah sakit khusus di Makassar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Edhy menyebut pembuktian ini dilakukan setelah pihaknya meminta sejumlah keterangan warga dan keluarga pelaku. Bahkan pelaku baru 2 minggu keluar dari rumah sakit khusus.
"Kemudian untuk seperti membuktikan ini kami kumpulkan dan ketetangan ini pas gila atau tidak, yang jelas sumber keluarga tetangga bahwa betul perna dirawat di rumah sakit gila. Informasi keluarganya baru 2 minggu ini, munkin kambuh lagi," jelasnya.
Pelemparan ini ini dilakukan pelaku sebanyak 2 kali mengunakan batu. Pelaku melempar bagian garasi rumah KH Sanusi Baco dan bagian teras depan hingga mengakibatkan kaca rumah pecah.
"Dua kali sempat kena garasi pak ustad, kerugian materil ada kaca 2x2 pecah itupun habis melempar jalanya tidak merasa seperti tidak bersalah. Ditanya kenapa melempar dia bilang, kenapa kalau saya melempar," paparnya.
Kini pelaku masih diamankan ke Polsek Rappocini Makassar guna penyelidikan dan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara rumah KH Sanusi Baco nampak dijaga oleh sejumlah pemuda Banser.
(asp/asp)










































