Pemilik rumah rumah makan Nasi Jamblang Mang Dul, Anton, mengeluhkan sepinya pengunjung di rest area tersebut satu tahun terakhir. Akibatnya, dia dan pedagang lainnya kerap merugi.
"Sepi euy, Pak, sekarang. Hari Jumat dan Sabtu juga begitu. Ini udah hampir satu tahun begini, Pak," kata Anton dalam keterangan tertulis dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga, Minggu (10/2/2019).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: Menjajal Kenyamanan Rest Area Tol Trans Jawa |
Foto: Dok. BPN Prabowo-Sandiaga |
Mendengar keluhan itu, Sandiaga mengatakan harus ada solusi untuk para UMKM di rest area. Membangun jalan tol, kata dia, juga harus memikirkan bagaimana menjaga kelangsungan pengusaha yang berdagang di rest area.
"Tadi kita dengar sendiri keluhan para pedagang di rest area ini menurun. Kita harus memikirkan cara untuk menarik para pengunjung untuk datang ke rest area. Untuk menyejahterakan para UMKM di rest area. Harus ada sistem yang terintegrasi," ucap Sandi.
Menurut Sandiaga, salah satunya adalah memberikan insentif kepada para pengguna jalan tol yang mampir ke rest area sehingga dapat mengangkat produk-produk lokal atau kuliner daerah. Misalnya dengan memberikan potongan diskon atau voucher.
"Insentifnya salah satunya adalah cash voucher, voucher tunai dengan potongan diskon makan lebih murah 20-30 persen untuk kuliner produk-produk UMKM yang dijajakan di rest area. Ini menjadi fokus Prabowo-Sandi selama lima tahun ke depan, menggerakkan ekonomi rakyat," katanya.
Sandiaga hari ini bertolak ke Brebes, Jawa Tengah. Dia pun memilih jalur darat. Alasannya, eks Wagub DKI Jakarta itu ingin mengecek langsung tarif dan kondisi jalan tol saat ini. Selain itu, dia ingin melihat langsung dampak infrastruktur jalan tol terhadap UMKM di rest area. (mae/tor)












































Foto: Dok. BPN Prabowo-Sandiaga