Amankan Bonek, Polisi Perketat Stasiun Pasar Turi
Kamis, 15 Sep 2005 13:42 WIB
Surabaya - Menjelang pemberangkatan ribuan Bonek dari Stasiun Pasar Turi, Surabaya, aparat kepolisian melakukan pengamanan cukup ketat di stasiun tersebut. Para Bonek akan disweeping. Bonek adalah sebutan pendukung tim sepak bola dari Surabaya, Persebaya. Para Bonek akan menuju Jakarta untuk menyaksikan laga tim berjejuluk 'Bajul Ijo' dalam delapan besar Liga Indonesia yang akan berlangsung di Gelora Bung Karno, Senayan, mulai Jumat (16/9/2005) besok. Para Bonek akan menuju Jakarta dengan menggunakan kereta api dari Stasiun Pasar Turi. Hingga pukul 13.30 WIB, Kamis (15/9/2005), para Bonek yang berdatangan ke stasiun ini sudah mencapai ratusan orang. Sebenarnya, Rabu (14/9/2005) kemarin, ratusan Bonek sudah berdatangan ke stasiun ini. Namun, sebagian dari mereka gagal menumpang KA Kertajaya menuju Jakarta karena dihalau aparat. Sebelumnya, massa Bonek menghadang laju KA dengan duduk-duduk di rel. Tidak ingin kecolongan seperti penghadangan rel Rabu kemarin, hari ini aparat kepolisian tampak bersiaga lebih ketat. Aparat kepolisian yang diterjunkan hari ini di Stasiun Pasar Turi juga lebih banyak. Sedikitnya, terlihat dua truk polisi yang mengangkut para personel polisi ke stasiun tersebut. Banyak juga polisi berpakaian preman yang berjaga-jaga di sekitar stasiun. Menurut salah seorang aparat dari Polresta Surabaya Utara, setiap Bonek yang akan memasuki peron stasiun akan disweeping. "Kita akan sisir agar mereka tidak membawa barang yang bisa digunakan untuk tindakan kriminal, seperti senjata tajam, batu, dan minuman keras," kata dia. Bonek yang tidak memiliki tiket, kata dia, juga tidak akan diperbolehkan menaiki KA. "Kita akan larang siapa pun yang tidak punya tiket untuk naik KA," ungkap dia.
(asy/)











































