Sutiyoso Panen Telepon Gelap

Jelang Mutasi Pejabat DKI

Sutiyoso Panen Telepon Gelap

- detikNews
Kamis, 15 Sep 2005 12:44 WIB
Jakarta - Ancaman lewat telepon misterius ternyata bisa juga menimpa orang nomor satu di DKI Jakarta. Menjelang mutasi besar-besaran pejabat di lingkungan Pemprov DKI, Gubernur Sutiyoso panen telepon gelap.Adanya telepon-telepon misterius itu diakui Sutiyoso saat menghadiri Satkorlak Pekan Bencana bersama TNI/Polri di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis (15/9/2005).Telepon tersebut disinyalirnya berasal dari orang-orang tidak bertanggung jawab yang sengaja melakukan manuver menjelang mutasi yang akan dilakukan September ini. "Memang ya orang yang kadang-kadang tidak terpilih dan memimpikan jabatan itu mulai manuver. Makanya sering ada telepon gelap ke Gubernur. Biasalah kayak begitu," tutur Sutiyoso. Sayangnya, Sutiyoso tidak merinci isi telepon-telepon gelap yang dimaksudnya itu.Namun sebagai salah satu orang yang menentukan pergantian pejabat di lingkungan tugasnya, Sutiyoso mengaku tidak akan terpengaruh oleh telepon-telepon gelap itu. Sebab bersama timnya yang terdiri dari Sekretaris Daerah, Badan Pengawasan Daerah, Badan Pendapatan Daerah, seluruh asisten Pemprov, dan walikota di DKI Jakarta, ia telah memilih pejabat-pejabat DKI secara profesional. "Kita selalu berprinsip dalam menata personel the right man on the right place," tandas Sutiyoso.Pejabat DKI yang akan dimutasi sebagian terkait masa pensiun. Dari kabar yang beredar, pejabat yang akan dimutasi antara lain Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Rustam Effendy Sidabutar dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Fodly Misbach. Kadishub telah memasuki masa pensiun pada pertengahan tahun 2005.Beberapa pegawai lain yang juga akan dimutasi adalah Asisten Perekonomian Pemprov DKI Makmun Amin, Kepala Biro Perlengkapan Pemprov DKI Chairul Ishak Mahadi, Kepala Kantor Pemakaman Taat Sutisna, dan Sekretaris KPUD. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads