detikNews
Sabtu 09 Februari 2019, 14:16 WIB

BSSN ke KPU soal Keamanan Siber: Percayakan 100% pada Kami

Yulida Medistiara - detikNews
BSSN ke KPU soal Keamanan Siber: Percayakan 100% pada Kami Kepala BSSN Djoko Setiadi Foto: Yulida Medistiara/detikcom
Jakarta - Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) mengimbau pada KPU untuk mempercayakan 100% soal keamanan siber. Hal itu karena BSSN sebagai koordinator keamanan siber nasional.

"Saya melalui forum ini mengimbau pada para pejabat pemangku di KPU betul betul harus yakin 100% percaya ini kepada BSSN. Karena ya BSSN ini lah lembaga negara yang bisa kita harapkan mampu menjaga itu semua dari yang kita khawatirkan," kata Kepala BSSN, Djoko Setiadi, di diskusi bertema darurat ancaman siber, di d'consulate resto, Jl Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Sabtu (9/2/2019).

"Marilah kita sama-sama menaruh kepercayaan pada BSSN bagaimana kita berkolaborasi dan bagaimana menjaga keamanan dunia siber," kata Djoko.

Djoko mengatakan BSSN akan menjaga independensinya dan netralitasnya saat bertugas. Ia mencontohkan pada Pemilu yang lalu saat BSSN masih menjadi Lembaga Sandi Negara, sering dituduh tidak netral pada Pilpres 2014. Namun, menurutnya, tuduhan itu tidak benar karena tidak pernah bersekongkol dengan pihak manapun.

"Meskipun saat itu kami punya kemampuan, kami punya deteksi dan bisa tahu melihat celah celah. Namun demikian tuduhan yang negatif diarahkan Lembaga Sandi Negara, dituduh bukan yang positif tapi yang negatifnya seolah olah berpihak ke penguasa incumbent. Karena waktu itu yang saya rasakan, saya dari TNI lalu incumbent TNI. Hampir 100 persen menilai berpihak pada incumbent ini yang sangat memperihatinkan," ungkapnya.

Djoko mengatakan BSSN pernah memberikan assesment terhadap infrastruktur IT KPU. berharap diberi kesempatan lebih besar oleh KPU untuk mengaudit secara detail mengenai sistem keamanan siber di KPU. "Mestinya begitu (diberi kesempatan audit), kita berharap sih demikian. Syukur-syukur kalau percaya sampai ke sana pasti kami akan maksimal," ungkapnya.

Menurutnya, BSSN hanya bisa memberikan rekomendasi tetapi tidak bisa masuk mencampuri urusan KPU. Ia mengatakan BSSN memberikan rekomendasi agar sistem data center KPU tidak diserang siapapun.

"Barangkali kalau khusus KPU. KPU kan punya data center, KPU punya satu ruang dan tempat yang sangat penting dijagai. Ini lah yang dikhawatirkan kita menyampaikan rekomendasi bagaimana supaya tidak mudah diganggu dan diserang siapapun kami sudah membuat beberapa rekomendasi untuk ditindaklanjuti KPU," ungkap Djoko.
(yld/aan)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed