detikNews
Jumat 08 Februari 2019, 19:34 WIB

Mandala Shoji Siap Dieksekusi ke LP Salemba, Bagaimana Vonis PN Jaksel?

Yulida Medistiara - detikNews
Mandala Shoji Siap Dieksekusi ke LP Salemba, Bagaimana Vonis PN Jaksel? Mandala Shoji (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta - Mandala Shoji menyerahkan diri ke Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat (Jakpus) setelah dicari jaksa untuk eksekusi vonis kasus pidana kampanye pemilu.

Namun bukan hanya di Jakpus, Mandala Shoji juga divonis dalam kasus bagi-bagi kupon umrah di PN Jaksel. Mandala divonis hukuman 3 bulan penjara dan denda Rp 5 juta subsider 1 bulan.

Atas putusan ini, Mandala Shoji disebut Kejari Jaksel mengajukan banding.





"Di Jaksel banding, jadi kalau mau dieksekusi yang pusat (Kejari Jakpus) dulu. Jadi yang harus dijalani yang (putusan) inkrah dulu," kata Kepala Kejari Jaksel Supardi saat dihubungi.

Dalam putusan majelis hakim di PN Jaksel, Senin, 21 Januari 2019, Mandala Shoji, yang berstatus caleg dari PAN, terbukti bersalah melanggar aturan pemilu karena membagikan kupon umrah saat berkampanye di Pasar Rawajati, Jakarta Selatan.

"Mengadili, menyatakan terdakwa Mandala Abadi terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja menjanjikan sebagai pelanggaran pemilu secara langsung," kata ketua majelis hakim Joni di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jl Ampera Raya, Jakarta Selatan, Senin (21/1).

Mandala Shoji dinyatakan terbukti melanggar Pasal 523 ayat 1 jo 280 ayat 1 huruf j UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu.

Selain itu, hakim memerintahkan barang bukti berupa kupon berhadiah umrah dan doorprize menarik lainnya disita.


Tonton juga: Mandala Shoji Menyerahkan Diri ke Kejari Jakpus

[Gambas:Video 20detik]







Hakim menilai unsur-unsur pelanggaran pemilu, seperti kesengajaan, unsur menjanjikan, dan unsur peserta pemilu, telah terpenuhi. Hakim mengatakan, berdasarkan fakta persidangan, peristiwa itu terjadi pada 11 November 2018 bertempat di Pasar Rawatjati, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

Mandala Shoji bersama tim relawan membagikan kupon berhadiah umrah dan menjanjikan jika terpilih akan diundi.

"Menimbang berdasarkan fakta persidangan pada Minggu, 11 November, di Pasar Rawajati, di Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan, terdakwa kampanye terbuka dengan cara bersama relawan membagikan kupon berhadiah, doorprize yang akan diundi ketika terpilih sebagai anggota legislatif. Bahwa terdakwa merupakan caleg dari PAN," ujar hakim Joni.
(fdn/tor)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com