Kepala Cabang PT Tri Sumaja Lines, Parinton Situngkir, selaku perusahaan yang menaungi KMP BSP I, mengatakan api muncul akibat korsleting dari kabel lampu di ruang mesin.
Api dilaporkan muncul pada pukul 17.30 WIB. Petugas yang berada di dek kapal langsung memadamkan api dengan alat pemadam yang ada di kapal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Percikan api dari listrik kabel lampu di situ. Jadi kalau dari mesin sebenarnya mesin nggak kena," tambahnya.
Situngkir menambahkan, api sebenarnya tidak terlalu besar. Hanya, kepulan asap cukup besar sehingga membuat sebagian penumpang panik.
"Kalau api itu seperti bakar plastik. Cuma, karena di atas mesin, akhirnya agak susah untuk menanganinya. Diambil pemadam seperti APAR itu habis 15 tabung. Saking tertutupnya mesin itu, asap banyak itulah yang bikin orang panik," tuturnya.
Peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa. Para penumpang bisa ditenangkan oleh petugas untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan.
Saat ini kebakaran itu ditangani oleh Ditpolairud Polda Banten, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Banten, serta Komite Nasional Keselamatan Transportasi. (asp/asp)











































