TKN Dukung Luhut yang Sebut Prabowo Bohong soal Anggaran Bocor

Nur Azizah Rizki Astuti - detikNews
Jumat, 08 Feb 2019 17:55 WIB
Ace Hasan Syadzily (Tsarina/detikcom)
Jakarta - Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menyebut pernyataan capres Prabowo Subianto terkait kebocoran anggaran adalah bohong. Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin mendukung pernyataan Luhut.

"Selagi tidak ada bukti hukum yang faktual, itu hoax," kata juru bicara TKN Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Jumat (8/2/2019).

Ace menilai pernyataan Prabowo soal kebocoran dana Rp 500 triliun berlebihan dan cenderung bohong. Menurutnya, Prabowo perlu melaporkan kebocoran itu kepada KPK dan tak hanya membuat pernyataan yang kontroversial.




"Soal kebocoran sebesar Rp 500 triliun setiap tahun itu, menurut saya, juga terlalu berlebihan dan cenderung sebuah kebohongan. Itu perlu dibuktikan. Hal itu sama saja ingin mengatakan seperempat dari APBN kita telah dikorupsi. Pernyataan itu perlu dibuktikan. Prabowo perlu melaporkannya kepada KPK bagaimana bentuk kebocoran tersebut. Jangan hanya melemparkan pernyataan yang kontroversial seperti ini," ungkapnya.

Meski demikian, Ace tak menampik jika dikatakan memang terjadi kebocoran anggaran. Namun, menurutnya, kebocoran tak sebesar yang disebut Prabowo hingga Rp 500 triliun.

"Bahwa terjadi kebocoran, memang demikian, dan itu terbukti dengan berbagai temuan KPK dalam bentuk pidana korupsi dan BPK yang menemukan penyimpangan-penyimpangan. Apakah sebesar Rp 500 triliun? Saya kira tidak," tegasnya.




Politikus Golkar ini kembali menyinggung strategi firehose of falsehood yang konsisten digunakan Prabowo untuk menarik perhatian publik. Menurut Ace, pernyataan Prabowo yang kontroversial tidak diikuti dengan solusi.

"Di lihat dari perspektif strategi komunikasi politiknya, apa yang disampaikan Prabowo ini konsisten menjadi bagian dari firehose of falsehood. Prabowo dengan menyatakan seperti itu ingin menarik perhatian publik," ungkap Ace.

"Prabowo melemparkan pernyataan yang kontroversial dan bombastis seperti ini selalu tidak diikuti dengan solusi apa dan tawaran program apa untuk mencegahnya. Itu khas dari strategi semburan hoax itu," pungkasnya.




Sebelumnya, Luhut Binsar Pandjaitan menanggapi pernyataan Prabowo Subianto yang menyebut ada kebocoran anggaran negara sebesar Rp 500 triliun per tahun. Luhut menyebut, pernyataan tersebut adalah bohong.

"Saya pikir berlebihan, bocor pasti memang ada yang bocor. Tapi kalau dibilang (Rp 500 triliun), berlebihan itu, sama sekali tidak, ndak betul itu, bohong itu," jelas Luhut kepada wartawan, Jum'at (8/2).

Ia bahkan menantang Prabowo membuktikan pernyataan itu jika dianggap sesuatu yang benar. Namun pihaknya tetap akan bersikap santai karena memang hal tersebut dianggap Luhut sebagai sesuatu yang bohong.

"Kalau dia mau, buktikan itu. Kita ngapain sih capek-capek lapor-melapor itu. Biarin saja mereka bohong," terang Luhut, yang juga terdaftar sebagai Ketua Bravo 5 pada Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin.



Tonton juga video Prabowo Sebut Duit Negara Bocor, Jokowi: Lapor KPK, Bawa Bukti!:

[Gambas:Video 20detik]



(azr/zak)