ADVERTISEMENT

Buaya Mangsa Anjing Peliharaan Warga di Kotim

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 07 Feb 2019 17:13 WIB
Ilustrasi (Foto: dok. iStock)
Kotawaringin Timur - Teror buaya di Sungai Mentaya, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, meresahkan warga. Sejumlah jaring milik warga di sungai untuk menangkap warga robek dirusak buaya, bahkan anjing milik warga juga sudah ada yang disantap buaya.

"Beberapa hari lalu, pukul 12 malam, saya ditelepon warga. Ternyata warga mengabarkan ada buaya di samping rumah yang sedang memangsa anjing. Panjang buaya besar itu sekitar 4,5 meter," kata Camat Pulau Hanaut, Eddy Mashami, sebagaimana dilansir dari Antara, Kamis (7/2/2019).

Menurut Eddy, beberapa jam setelah kejadian itu, teror buaya terjadi di Kecamatan Pulau Hanaut, yang lokasinya berseberangan sungai dengan Kecamatan Teluk Sampit. Buaya nyaris masuk ke rumah warga di Desa Hanaut, tapi gagal dan hanya merusak jaring yang dipasang di depan rumah warga.



"Jaringnya rusak dan sebagian dimakan buaya. Kalau mampu merusak jaring tali sebesar jari, tentu dapat dipastikan ukuran buaya itu sangat besar. Panjangnya diperkirakan sekitar 4 meter," tambah Eddy.

Meningkatnya teror buaya biasanya terjadi saat musim kawin seperti saat ini. Buaya membutuhkan makanan lebih banyak, sehingga masuk ke perairan sekitar permukiman warga dan mengincar peliharaan warga, seperti ayam, bebek, dan kambing.



Ada sekitar 100 rumah warga yang letaknya di bantaran sungai sehingga rawan teror buaya. Saat ini teror buaya dilaporkan terjadi di sejumlah desa, di antaranya Desa Hanaut, Bapinang Hulu, Penyaguan, dan Bamadu.

Masyarakat makin sering melihat kemunculan buaya di sekitar permukiman mereka, yang memang tidak terlalu jauh dari Pulau Lepeh. Diperkirakan pulau itu merupakan habitat buaya. (rvk/mae)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT