Penyerahan Senjata GAM Dimulai
Kamis, 15 Sep 2005 08:16 WIB
Jakarta - Sesuai isi MoU, Kamis (15/9/2005) ini GAM diharuskan menyerahkan seluruh senjata yang dimilikinya. Pada hari ini pula, Aceh Monitoring Mission (AMM) secara resmi bertugas mengawasi pelaksanaan MoU RI-GAM.Penyerahan tahap pertama ini berlangsung mulai 15-17 September 2005. GAM akan menyerahkan sekitar 25 persen atau 210 pucuk senjata, dari 840 senjata yang diakui dimilikinya.Penyerahan senjata ini merupakan implementasi dari MoU yang ditandatangani di Helsinki, 15 Agustus 2005 lalu. Sebagai timbal balik, pemerintah Indonesia telah membebaskan seluruh tahanan GAM dari berbagai LP di Sumatera dan Jawa, sebanyak 1.424 orang.Untuk diketahui, Menkominfo Sofyan Djalil menjelaskan, ada tiga tahap penyerahan senjata GAM. Pertama, GAM menyerahkan senjata kepada AMM. Kedua, TNI melakukan proses verifikasi. Ketiga, senjata dihancurkan oleh AMM dan selanjutnya diserahkan kepada TNI sebagai bukti.Selanjutnya, setelah penyerahan senjata oleh GAM, akan diikuti dengan penarikan pasukan TNI dan Polri dari Aceh. Akankah perdamaian abadi tercapai di Negeri Serambi Mekah? Kita tunggu saja kelanjutannya.
(fab/)











































