Muktamar PKB Alwi Shihab Digelar 1-2 Oktober

Muktamar PKB Alwi Shihab Digelar 1-2 Oktober

- detikNews
Rabu, 14 Sep 2005 19:48 WIB
Surabaya - Meski telah dinyatakan kalah dalam persidangan, PKB kubu Alwi Shihab-Syaifullah Yusuf tetap keukeuh menggelar Muktamar. Rencananya, Muktamar secara resmi akan digelar di Asrama Haji Sukolilo Surabaya, pada 1-2 Oktober 2005 mendatang."Muktamar akan diikuti sekitar 2.000 orang. Seluruh pengurus 33 DPW serta 400-an cabang se-Indonesia dengan masing-masing 5 utusan ikut semua," kata Ketua PKB Jatim Choirul Anam, di Graha Astranawa, Jl. Gayungsari Timur, Surabaya, Rabu (14/9/2005).Dalam muktamar yang menelan biaya Rp 2 miliar ini, pria yang akrab dipanggil Cak Anam ini mengatakan, pelaksanaan forum pemilihan Ketua Dewan Syuro dan Tanfidhz PKB sudah mendekati final.Hingga saat ini, sejumlah nama calon ketua dewan tanfidhz dan sekretaris sudah mengerucut. Di antara nama-nama yang akan bersaing ketat menjadi ketua umum PKB adalah Alwi Shihab, Syaifullah Yusuf, Khofifah Indarparawangsa dan Choirul Anam sendiri."Saya juga dicalonkan oleh teman-teman di Jawa Timur," kata Cak Anam.Sedangkan bursa sekretaris jenderal, nama yang muncul antara lain Chotibul Umam, Yahya C Staquf dan Amin Said Husni. "Siapa dewan syuronya itu urusan kyai-kyai," tambah Cak Anam.Namun kabar yang santer terdengar, kandidat terkuat pengganti Gus Dur ini adalah Pengasuh Ponpes Lirboyo KH Idris Marzuki yang juga wakil ketua dewan syuro DPP PKB hasil MLB Yogyakarta.Sementara itu, kesiapan Jawa Timur sebagai panitia penyelenggara muktamar juga telah final. "Rancangan perubahan AD/ART dan lain-lainnya sudah kita terima seminggu yang lalu dari panitia DPP. Jadi sudah tidak ada persoalan," jelasnya.Cak Anamjuga membantah terpecahnya PKB Jawa Timur. "Kita solid, 29 dari 38 cabang ikut kita semua dan sisanya akan nyusul. Karena kita akan membentuk penunjukan pengurus cabang dengan jabatan setahun bagi yang bermasalah. Insya Allah nanti pada hari H semua lengkap ikut semua," tukasnya. (fab/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads