Hasto Konsolidasi dengan Butet-Djaduk untuk Deklarasi Seniman ke Jokowi

Elza Astari Retaduari - detikNews
Rabu, 06 Feb 2019 20:30 WIB
Hasto Kristiyanto bertemu dengan seniman di Yogyakarta. (Foto: dok. TKN Jokowi-Ma'ruf)
Jakarta - Seniman dan budayawan berencana mendeklarasikan dukungan kepada Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Yogyakarta. Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Hasto Kristiyanto, ikut berkoordinasi dengan para seniman terkait deklarasi yang rencananya digelar pada 23 Maret mendatang.

Hasto bertemu dengan sejumlah seniman di Yogyakarta, Rabu (6/2/2019) sore. Para seniman dan budayawan yang hadir antara lain Djaduk Ferianto, Butet Kertaredjasa, dan Kuss Indarto.


"Kami menanggapi positif terkait dengan deklarasi tanggal 23 Maret. Ketika kita berpolitik untuk mencari pemimpin untuk rakyat, bangsa, dan negara, dimulai dengan tradisi kebudayaan, itu suatu hal yang sangat positif," kata Hasto kepada para seniman dan budayawan yang hadir seperti tertulis dalam keterangan pers TKN Jokowi-Ma'ruf.

Saat deklarasi nanti, Jokowi direncanakan hadir. Menurut Hasto, pelaksanaan deklarasi itu bersamaan dengan pembukaan kampanye massal. Sementara Ma'ruf Amin direncanakan melakukan istigasah di Jawa Timur untuk menampilkan tradisi keislaman Nusantara, Jokowi nantinya akan berkumpul bersama seniman dan budayawan di Yogyakarta.

Hasto Konsolidasi dengan Butet-Djaduk untuk Deklarasi Seniman ke JokowiHasto Kristiyanto bertemu dengan seniman di Yogyakarta. (Foto: dok. TKN Jokowi-Ma'ruf)

"Ini suatu simbolisasi yang sangat baik untuk menampilkan seluruh jati diri ekspresi kebudayaan kita yang ditampilkan. Jumlah pemilih di Yogyakarta ini mungkin tak banyak dibanding provinsi lain. Namun Yogyakarta punya resonansi khusus yang bisa mengguncang," tutur Hasto.

Dalam kesempatan konsolidasi ini, para seniman dan budayawan yang hadir bergantian menyampaikan pernyataannya. Butet menekankan deklarasi pada 23 Maret nanti juga akan menjadi gong besar dari gelombang dukungan alumni kampus di hampir seluruh kota di Indonesia kepada Jokowi-Ma'ruf.


Hasto menegaskan rencana deklarasi di Yogyakarta tersebut merupakan upaya menggelorakan kembali semangat Indonesia yang berkepribadian dalam kebudayaan. Sekjen PDIP itu pun menyatakan akan mengajak sang ketum Megawati Soekarnoputri dan sejumlah tokoh lain untuk hadir bersama para tokoh kebudayaan.

"Kami berikan dukungan sepenuhnya dan kita sukseskan untuk paling tidak 23 Maret, itu gelora seluruh ekspresi kebudayaan Nusantara, kebudayaan Indonesia sebagai watak dari kepemimpinan Pak Jokowi-KH Ma'ruf Amin ke depan," tutup Hasto.


Ikuti perkembangan Pemilu 2019 hanya di sini. (elz/fjp)