detikNews
Rabu 06 Februari 2019, 18:15 WIB

Pemkot Jakpus Sosialisasi Pengaturan Pejalan Kaki di Jl Jatibaru Besok

Muhammad Fida Ul Haq - detikNews
Pemkot Jakpus Sosialisasi Pengaturan Pejalan Kaki di Jl Jatibaru Besok Pemkot Jakpus tengah gencar menyosialisasi pengaturan pejalan kaki. (Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat menggencarkan sosialisasi menjelang pengaturan bagi pejalan kaki di Jalan Jatibaru, Tanah Abang, besok. Spanduk dan rambu telah dipasang petugas.

"Kita sosialisasikan, nanti yang nggak bisa jalan depan stasiun. Yang sebelah sini, kampung nggak (ditutup). Karena memang ada aktivitas, kalau kita kunci takut ada kebakaran atau apa," kata Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi saat dihubungi, Rabu (6/2/2019).


Irwandi mengatakan petugas Satpol PP juga disiagakan di sekitar lokasi. Ada 60 petugas yang setiap hari bertugas di Tanah Abang untuk menjaga ketertiban warga.

"Kita sudah monitor, Satpol PP kita siagakan. Kita jaga dekat pintu, dekat situ," sebut Irwandi.

Sebelumnya, Pemprov DKI Jakarta bersama PT Kereta Commuter Indonesia sepakat mengatur pejalan kaki di Jalan Jatibaru. Pengaturan akan dimulai pada Kamis (7/2).


"Penyesuaian ini telah dikoordinasikan oleh PT Transportasi Jakarta (TransJakarta), PT KAI Daop 1, dan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). Jalan Jatibaru akan dibebaskan dari orang berjalan kaki, menyeberang sembarang, penurunan hingga penjemputan," kata Direktur Utama TransJakarta Agung Wicaksono seperti dikutip dari keterangan tertulis yang diterima detikcom dari PT KCI, Senin (4/2).

"Penumpang kereta yang ingin memanfaatkan layanan TransJakarta bisa menuju Halte Tanah Abang dengan akses tangga. Begitu pula sebaliknya. Pelanggan TransJakarta bisa mengakses Stasiun Tanah Abang. Karena keduanya saling terintegrasi," jelasnya.

PT KCI menjelaskan pihaknya terus mendukung integrasi antarmoda dengan salah satunya pemanfaatan jembatan penyeberangan multiguna (JPM) atau skybridge.


"Pengguna yang hendak melanjutkan perjalanan dengan menggunakan ojek daring, ojek, bajaj, taksi, maupun moda lainnya dapat keluar dari hall utara (bangunan baru) Stasiun Tanah Abang," jelas Agung.

"Sementara pengguna yang hendak melanjutkan perjalanan dengan TransJakarta, bus kota lainnya, maupun mikrolet dapat keluar dari hall selatan (bangunan lama) Stasiun Tanah Abang dan mengakses tangga di sisi kanan dan kiri bangunan sesuai petunjuk yang ada di lokasi. Bagi mereka yang hendak berjalan kaki ke kawasan Pasar Tanah Abang juga diarahkan hanya menggunakan JPM, tidak melintas maupun menyeberang sembarangan di Jalan Jatibaru," bebernya.

Sementara itu, untuk sebaliknya, warga yang hendak mengakses stasiun dari TransJ atau mikrotrans Jak Lingko bisa masuk melalui hall selatan (bangunan lama). Sedangkan calon penumpang yang menggunakan moda lain dapat masuk melalui hall utara (bangunan baru) Stasiun Tanah Abang.
(fdu/jbr)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com