2 Jam Terbang, Garuda Jurusan Brisbane Kembali ke Ngurah Rai
Rabu, 14 Sep 2005 15:31 WIB
Denpasar - Something wrong dialami pesawat Garuda jenis Airbus A-330 jurusan Denpasar-Brisbane, Australia. Setelah mengudara 2 jam lebih, pesawat itu harus kembali ke Bandara Internasional Ngurah Rai, Denpasar. Ada apa?Pesawat ini take off dari Bandara Ngurah Rai menuju Brisbane sekitar pukul 22.00 Wita, Selasa (13/9/2005). Namun, sekitar pukul 00.45 Wita, Rabu (14/9/2005), pesawat berkapasitas 300 penumpang ini mendarat kembali ke Bandara Ngurah Rai."Istilah di penerbangan, return to base," kata Kepala Kantor Administrator Bandara Udara Internasional Ngurah Rai, Dirjen Hubungan Udara Departemen Perhubungan, Mohammad Fuschad kepada wartawan di kantornya, Jl Raya Kuta, Denpasar, Rabu (14/9/2005).Mohammad belum mengetahui berapa penumpang yang dibawa pesawat tersebut. Dia menjelaskan, pesawat itu kembali ke Ngurah Rai, karena suara mesin agak aneh. "Istilahnya, ada vibrasi yang berlebihan di bagian mesin. Akhirnya, pilot memutuskan pulang ke Denpasar," ujar Mohammad.Sebelum mendarat, pesawat Garuda ini sempat berputar-putar di udara untuk mengurangi bobot pesawat dengan cara membuang bahan bakar (dumping fuel). Namun, kata Mohammad, kejadian yang menimpa pesawat Garuda ini normal-normal saja."Ini normal saja. Kalau memang pilot merasa kurang yakin dengan kondisi pesawat, biasanya memutuskan untuk kembali," jelas dia.Hingga pukul 15.30 Wita, pesawat berbadan besar ini masih diperiksa dan diperbaiki di Bandara Ngurah Rai. Pesawat tersebut belum dipakai lagi untuk mengangkut penumpang sejak kejadian return to base itu. "Tapi, saya belum mendapat laporan tentang kerusakannya," kata dia.Mohammad belum mengetahui tentang nasib para penumpangnya. "Ke mana penumpang setelah masalah itu, apakah pindah pesawat atau di-cancel, saya tidak tahu. Itu urusan pihak Garuda," ujar dia. Namun, hingga saat ini, pihak Garuda belum berhasil dihubungi.
(asy/)











































