Ketua DPR Harapkan GAM Serahkan Semua Senjata Sekaligus

Ketua DPR Harapkan GAM Serahkan Semua Senjata Sekaligus

- detikNews
Rabu, 14 Sep 2005 14:35 WIB
Jakarta - Pemerintah RI sudah melaksanakan isi MoU RI-GAM dengan memberikan amnesti dan abolisi pada anggota GAM. Kini giliran GAM untuk melaksanakan isi MoU dengan menyerahkan seluruh senjata yang dimiliknya mulai Kamis, 15 September besok.Menurut Ketua DPR Agung Laksono, pelaksanaan MoU belum dikatakan berhasil jika GAM belum sepenuhnya menyerahkan senjata yang dimiliki. Karenanya Agung berharap GAM bersedia menyerahkan senjata sekaligus agar proses perdamaian di Aceh segera terwujud."Saya berharap penyerahan senjata sekaligus. Karena tidak ada bedanya penyerahan senjata hari ini atau besok," kata Agung usai menerima rombongan dari Kontras dan keluarga korban kasus Trisakti dan Semanggi di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (14/9/2005).Agung juga meminta TNI bertindak tegas terhadap GAM jika sampai waktu yang ditentukan tidak menyerahkan senjata. "Kalau memang niatnya patuh kepada MoU, mestinya senjata diserahkan. Kalau sampai pada batas waktunya tidak diserahkan, saya kira TNI harus bertindak tegas."Selain itu, Agung juga meminta kedua belah pihak menahan diri agar baku tembak tidak terulang lagi. "Kalau terjadi dispute jangan langsung lepas tembakan," demikian Agung Laksono.Untuk diketahui, dalam butir 4.3 MoU disebutkan GAM melakukan decommissioning semua senjata, amunisi, dan alat peledak yang dimiliki oleh para anggota dalam kegiatan GAM dengan bantuan Misi Monitoring Aceh (AMM). GAM sepakat untuk menyerahkan 840 buah senjata.Penyerahan senjata ini, menurut butir 4.4 MoU, akan dimulai pada tanggal 15 September 2005, yang akan dilaksanakan dalam empat tahap, dan diselesaikan pada tanggal 31 Desember 2005. (gtp/)


Berita Terkait