KAHMI Tanggapi Beredarnya Undangan Deklarasi Dukung Jokowi

ADVERTISEMENT

KAHMI Tanggapi Beredarnya Undangan Deklarasi Dukung Jokowi

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Senin, 04 Feb 2019 18:36 WIB
Hamdan Zoelva (Foto: ari saputra)
Jakarta - Poster digital undangan deklarasi dukungan Korps Alumni Himpunan Mahasiswa (KAHMI) dan Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) terhadap Joko Widodo di rumah Akbar Tandjung beredar luas. KAHMI memberikan penjelasan mengenai informasi tersebut.

Dalam undangan yang beredar, tampak foto Akbar Tanjung dan Jokowi dengan keterangan sebagai Presiden Republik Indonesia. Dituliskan juga waktu deklarasi dukungan dan tempatnya yaitu di Jalan Purnawarman nomor 18, Jakarta Selatan.



KAHMI mengatakan undangan yang diterima dari Akbar Tanjung adalah peringatan 72 tahun HMI dan dimulainya pembuatan film pendiri HMI Lafran Pane sebagai pahlawan nasional. Acara itu merupakan inisiatif pribadi dari Akbar Tanjung.



KAHMI juga sudah berkomunikasi dengan Akbar Tanjung agar tak membawa nama institusi jika ingin menggelar acara deklarasi dukungan terhadap capres. Akbar Tanjung menyambut baik harapan KAHMI tersebut.

"Beliau menegaskan, tidak akan menggunakan institusi baik KAHMI maupun HMI untuk kepentingan politik praktis. Kalaupun akan dilaksanakan deklarasi dukungan pada Capres tertentu, beliau setuju menggunakan nama; "deklarasi dukungan Sahabat AT untuk Jokowi". Dan Dalam pertemuan tersebut juga disepakati tidak menggunakan kata Dies Natalis HMI, karena Dies Natalis adalah agendanya PB HMI," demikian petikan pernyataan sikap KAHMI, Senin (4/2/2019).

Berikut ini pernyataan lengkap sikap KAHMI yang ditandatangani oleh koordinator Presidium KAHMI Hamdan Zoelva dan Sekjen Manimbang Kahariady:

Dengan senantiasa mengharap ridho Allah SWT, Majelis Nasional KAHMI dengan ini menyampaikan pernyataan secara resmi sehubungan beredarnya informasi rencana deklarasi KAHMI-HMI pada calon presiden, sbb:

1). Bahwa Undangan yang kami terima dari Kanda Dr. Akbar Tandjung adalah acara untuk peringatan 72 tahun kelahiran HMI, serta dimulainya pembuatan Film Lafran Pane, sebagai Pahlawan Nasional, yang akan dihadiri oleh Bapak Ir. Joko Widodo Presiden RI. pada hari Selasa, tanggal 5 Februari 2019 di kediaman Kanda Dr. Akbar Tandjung, Jln. Purnawarman No. 18. Kebayoran Baru Jakarta Selatan dan acara tersebut, adalah inisiatif Kanda Dr. Akbar Tandjung.

2). Dalam upaya menjaga agar acara tersebut berjalan sesuai dengan agenda sebagaimana disebut pada poin (1) dan untuk mengantisipasi agar KAHMI secara organisatoris tidak terseret kepada politik praktis serta untuk menjaga secara konsisten independensi organisasi, Majelis Nasional KAHMI menyampaikan secara langsung kepada Kanda Dr. Akbar Tandjung, pada kesempatan silaturrahmi di kediaman beliau, pada hari Jum'at tanggal 1 Februari 2019 pagi, agar pada acara tersebut tidak dilakukan deklarasi dukungan pada capres tertentu, yang mengatasnamakan alumni HMI, apalagi mengatasnamakan organisasi KAHMI. Dan beliau sangat memahami dan menyambut baik harapan dari Majelis Nasional KAHMI tersebut. Beliau menegaskan, tidak akan menggunakan institusi baik KAHMI maupun HMI untuk kepentingan politik praktis. Kalaupun akan dilaksanakan deklarasi dukungan pada Capres tertentu, beliau setuju menggunakan nama; "deklarasi dukungan Sahabat AT untuk Jokowi". Dan Dalam pertemuan tersebut juga disepakati tidak menggunakan kata Dies Natalis HMI, karena Dies Natalis adalah agendanya PB HMI.

3). Kami menghargai sikap dan pilihan politik para alumni HMI yang secara nyata berada di kedua paslon capres/cawapres bahkan banyak diantaranya aktif menjadi Tim Sukses. Kami menghimbau agar dalam melakukan ikhtiar dan langkah-langka politik, tetaplah berkomitmen menjaga keutuhan dan martabat organisasi KAHMI sebagai wadah bersama bagi seluruh alumni HMI, agar tidak dilibatkan dan diseret pada kepentingan politik praktis.

4). Kami menyatakan dengan tegas bahwa bahwa berita/Flayer yang beredar, nama KAHMI untuk deklarasi dukungan pada paslon tertentu adalah tidak benar dan tampak sepengetahuan Majelis Nasional KAHMI. Kami menghimbau kepada seluruh alumni HMI untuk terus mengembangkan tradisi, Tabayyun dalam menghadapi berbagai isu/berita/informasi yang belum jelas kebenaran dan belum jelas sumbernya.

5). Menginstruksikan seluruh pimpinan KAHMI disemua tingkatan (Majelis Wilayah dan Majelis Daerah), agar senantiasa menegakkan disiplin organisasi dan melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan dimanfaatkannya KAHMI sebagai wadah bersama, untuk kepentingan politik, golongan atau kelompok tertentu.

Untuk itu diharapkan agar Saudara segera berkordinasi/berkomunikasi dengan Majelis Nasional KAHMI
Billahi Taufiq wal Hidayah
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.
Jakarta, 29 Jumadil Awwal (knv/fjp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT