BPN: Pernyataan Jokowi Negatif, Seolah Rusia Pro-Prabowo Sandi

Indra Komara - detikNews
Senin, 04 Feb 2019 13:37 WIB
Viva Yoga Mauladi. Foto: Ari Saputra
Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga Uno menyesalkan pernyataan capres Jokowi soal propaganda Rusia. BPN khawatir terhadap imbasnya ke hubungan Indonesia dan Rusia.

"Pernyataan Pak Jokowi tentang propaganda ala Rusia adalah pernyataan bertendensi negatif terhadap negara Rusia. Seolah-olah Rusia ikut campur di Pemilu Presiden 2019 mendukung paslon Prabowo Sandi. Pernyataan itu akan menimbulkan efek diplomasi kurang baik antara pemerintah Indonesia dan Rusia," kata Jubir BPN Viva Yoga Mauladi kepada wartawan, Senin (4/2/2019).


Bagi Viva, pernyataan Jokowi adalah upaya pembalikan opini soal kedekatannya dengan China. Opini soal kedekatan dengan China ini, kata Viva, menggerus elektabilitas Jokowi.

"Pernyataan pak Jokowi itu adalah counter attack dari opini rakyat yang sudah terbangun bagaimana kedekatan Jokowi sebagai presiden dengan pemerintah RRC. Kedekatan ini menciptakan persepsi negatif bahwa Jokowi adalah antek pemerintah RRC. Hal itu diperkuat oleh adanya kebijakan pemerintah, baik dalam bidang infrastruktur, pertambangan, dan energi yang banyak melibatkan korporat Taipan," ulas Viva.

"Padahal sebenarnya sejak zaman Orde Baru, pelaku bisnis besar adalah Taipan. Namun karena masifnya berita tentang kebijakan ekonomi pemerintah Indonesia yang selaras dengan kebijakan politik pemerintah RRC, persepsi negatif itu merugikan nilai elektoral Pak Jokowi," imbuhnya.


Lebih jauh, Viva menilai perdebatan tentang intervensi dan kepentingan negara asing terhadap masa depan kedaulatan NKRI adalah hal yang baik untuk dikupas tuntas oleh calon presiden. "Visi diplomasi capres akan menentukan terhadap keberadaan Indonesia dalam pergulatan ekonomi, politik, dan budaya di dunia internasional," pungkasnya.

[Gambas:Video 20detik]

(idn/tor)