Bertemu Ma'ruf, Ikhwanul Muballighin akan Dakwah Door to Door

Bertemu Ma'ruf, Ikhwanul Muballighin akan Dakwah Door to Door

Faiq Hidayat - detikNews
Sabtu, 02 Feb 2019 19:38 WIB
Pengurus Ikhwanul Muballighin menemui cawapres KH Ma'ruf Amin. Mereka menyampaikan kegiatan door to door untuk memenangkan pasangan nomor urut 01 ini. (Faiq Hidayat/detikcom)
Jakarta - Pengurus Ikhwanul Muballighin menemui cawapres KH Ma'ruf Amin. Dalam pertemuan itu, mereka melaporkan kegiatan door to door untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Mubalih ya ceramah, menyampaikan, dan sekarang dititikberatkan dakwah door to door, karena kalau di panggung-panggung sekarang kurang efektif. Di panggung itu hanya euforia sesaat, ramai-ramai, setelah itu nggak jelas pilihannya masing-masing," ucap Ketua Umum Ikhwanul Muballighin KH Mujib Khudori setelah bertemu dengan Ma'ruf Amin di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/2/2019).


Alasan melakukan dakwah door to door, Mujib mengatakan tempat ibadah seperti masjid tidak boleh digunakan untuk kampanye. Oleh sebab itu, mereka akan datang dari rumah ke rumah untuk menyampaikan capaian kinerja capres petahana Jokowi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dengan cara ya menyampaikan, kemudian mengajak, datang ke rumah, setiap di mana kita berkaitan atau berhubungan dengan masyarakat, entah personal atau kelompok, kita sampaikan bahwa Pak Jokowi itu telah berhasil, Kiai Ma'ruf itu wajib kita dukung sebagai ulama. Dan jangan percaya dengan berita-berita yang tidak jelas (hoax)," jelas dia.


Selain itu, Mujib mengatakan telah melaporkan kegiatan Ikhwanul Muballighin yang dilakukan selama Pilpres 2019 sudah mencapai 72 titik di wilayah Indonesia. Tapi wilayah yang menjadi fokus Ikhwanul Muballighin untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf hanya Jawa Barat, Jakarta, dan Banten.

"(Titik) di seluruh Indonesia, tapi untuk ke depan ini kita fokuskan ke tiga wilayah: DKI, Jabar, dan Banten. Karena itu, harus kerja keras di tiga wilayah itu. Mudah-mudahan menang walaupun tipis-tipis, yang penting menanglah. Nggak usah banyak terlalu muluk target kita sekian puluh persen, tidak. Yang penting cukuplah, 65 persen cukup," jelas dia.


Menurut Mujib, Ma'ruf juga merespons baik laporan yang diberikan Ikhwanul Muballighin tersebut. Selain itu, mereka akan mengadakan rapat kerja nasional (rakernas) di Jakarta, yang mengundang Jokowi-Ma'ruf.

"Pak Kiai merespons dengan baik (laporan), dan rencana dalam waktu dekat ini kita mengadakan rakernas IM (Ikhwanul Muballighin) Jamin (Jokowi-Ma'ruf Amin). Insyaallah bertempat di salah satu pesantren DKI Jakarta. Mudah-mudahan lancar nanti. Kita undang Pak Presiden dan KH Ma'ruf Amin sebagai cawapres," tuturnya.


Mujib juga menanggapi viralnya doa Kiai Maimun Zubair (Mbah Moen) yang salah sebut nama Prabowo Subianto di samping Presiden Jokowi. Menurut Mujib, maksud dan tujuan doa Mbah Moen untuk Jokowi.

"Yang dimaksud, Allah tahu maksudnya apa. Dukung Pak Jokowi, terucap Prabowo. Allah tidak melihat ucapannya, tapi hatinya (niatnya), itu yang akan dikabulkan," kata dia. (fai/jbr)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads