DetikNews
Sabtu 02 Februari 2019, 19:32 WIB

BPN soal Jokowi Sebut Timses Pakai Propaganda ala Rusia: Timses Mana?

Elza Astari Retaduari - detikNews
BPN soal Jokowi Sebut Timses Pakai Propaganda ala Rusia: Timses Mana? Foto: Sufmi Dasco Ahmad. (dok. FB).
Jakarta - Capres petahana Joko Widodo berbicara soal adanya tim sukses di Pilpres 2019 yang menyiapkan propaganda ala Rusia dengan menyebarkan hoax. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menanyakan tim sukses siapa yang dimaksud Jokowi.

"Kita kan belum jelas yang dimaksud presiden itu tim sukses yang mana? Apakah tim sukses di pihak sana atau timses di BPN Prabowo-Sandi," kata Direktur Hukum dan Advokasi BPN Prabowo-Sandiaga, Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan, Sabtu (2/2/2019).

Dasco menyatakan, BPN Prabowo-Sandiaga tidak akan menggunakan cara-cara negatif dalam berkampanye. Kubu pasangan nomor urut 02 itu menyebut tidak mentoleransi penyebaran hoax.



"Kalau BPN Prabowo-Sandi saya pikir, mungkin Pak presiden mendapatkan informasi yang keliru, saya sebagai salah satu fungsionaris di situ menyatakan kami juga tidak mentoleransi adanya upaya-upaya atau kampanye dengan upaya-upaya seperti yang dimaksud menyebarkan hoax atau dusta-dusta," kata Dasco.

"Mudah-mudahan yang dimaksud bukan dari kami. Karena kalau ada, saya yang pertama nanti akan melibas dari dalam," imbuh anggota Komisi III DPR yang membidangi hukum itu.

Dasco juga menyebut, Prabowo selalu mengingatkan timnya agar berkampanye positif. Politikus Gerindra itu menyebut sang ketum tidak mengizinkan tim sukses berkampanye negatif, apalagi melakukan black campaign.

"Pak Prabowo sudah berulang kali menyatakan bahwa dalam kampanye kita harus menjaga tutur kata, sopan santun, tidak boleh ada persekusi di dunia nyata maupun hoax di dunia maya, apalagi dusta-dusta dan lain-lain. Untuk itu kami mengimbau kedua belah pihak untuk melakukan hal tersebut dengan konsisten," tutur Dasco.


Sebelumnya diberitakan, Jokowi mengatakan perpolitikan di Indonesia dipenuhi banyak fitnah dan kabar bohong alias hoax. Jokowi mengatakan seharusnya perpolitikan di Indonesia itu memberikan edukasi dan penuh dengan sopan santun.

Capres nomor urut 01 lalu menyebut banyaknya hoax dan fitnah itu karena adanya upaya adu domba ala asing yang dilakukan oleh tim sukses. Hanya saja tak disebut tim sukses mana yang dimaksud.

"Problemnya adalah ada tim sukses yang menyiapkan propaganda Rusia! Yang setiap saat mengeluarkan semburan-semburan dusta, semburan hoax, ini yang segera harus diluruskan Bapak-Ibu sebagai intelektual," ucap Jokowi dalam deklarasi Forum Alumni Jawa Timur di Tugu Pahlawan, Kota Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (2/2).
(elz/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed