Tanggapan Dingin Pro Jokowi pada Cak Imin yang Ajukan 20 Menteri

Tanggapan Dingin Pro Jokowi pada Cak Imin yang Ajukan 20 Menteri

Eva Safitri, Tsarina Maharani, M Guruh Nuary - detikNews
Sabtu, 02 Feb 2019 05:23 WIB
Tanggapan Dingin Pro Jokowi pada Cak Imin yang Ajukan 20 Menteri
Foto: Cak Imin bersama Presiden Jokowi. (Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta - Permintaan Ketum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin ditanggapi 'dingin' oleh politisi partai pendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin. Politisi PDIP dan PPP senada meminta Cak Imin tak meributkan soal jatah menteri, melainkan fokus memenangkan pasangan nomor urut 01 itu dalam Pilpres 2019.

Politikus PDIP Eva Kusuma Sundari misalnya. Eva menyebut pemberian jatah menteri ke partai didasarkan pada kinerja partai tersebut selama Pemilu 2019.

"Nggak apa-apa, 100 juga oke. Kan nanti semua yang nentuin Pak Jokowi sesuai kapasitas, harapan, dan kuota masing-masing parpol sesuai maunya presiden, termasuk kinerja PKB selama pilpres dan pileg," kata Eva kepada wartawan, Jumat (1/2/2019).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi sekarang mari genjot dukungan ke pemenangan Jokowi, sehingga kreditnya naik," imbuh Sekretaris Badan Pelatihan dan Pendidikan DPP PDIP itu.

Cak Imin saat menemui Muslimat NU.Cak Imin saat menemui Muslimat NU. (Foto: Eva Safitri/detikcom)
Hal senada juga disampaikan Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno. Hendrawan tak mempersoalkan Cak Imin yang mau mengajukan 20 nama calon menteri dari PKB. Namun ia juga mengingatkan agar PKB tak jadi sekadar 'makelar jabatan'.

"Yang harus dihindari adalah menggunakan partai sebagai makelar jabatan. Meski susah dihindari, ada saja pihak-pihak yang suka 'dagang pengaruh'," ujar Hendrawan.

"Partai-partai besar hendaknya tetap menggunakan parameter integritas, kompetensi, dan kepemimpinan teruji dan terpuji ketika menyorongkan nama-nama kelada presiden terpilih," lanjutnya.


Lalu Wasekjen PPP Achmad Baidowi (Awiek). Awiek meminta Cak Imin tak ribut soal jatah menteri. Dia khawatir jika hal tersebut dipersoalkan dari sekarang akan menggangung konsolidasi antarpartai pendukung.

"Sebaiknya saat ini fokus untuk pemenangan Jokowi-Amin. Soal jatah menteri itu nanti saja. Karena kalau ribut sekarang, maka dikhawatirkan mengganggu untuk melakukan konsolidasi,"terang Awiek kepada wartawan, Jumat (1/2).

Awiek kemudian mencontohkan partainya yang saat ini fokus turun ke lapangan demi kemenangan Pileg dan Pilpres 2019. Dia menyebut jatah menteri merupakan hak prerogatif presiden-wakil presiden.


"Kalau PPP lebih fokus kerja di lapangan untuk pemenangan dan tidak transaksional. Soal menteri menjadi hak prerogatif presiden-wapres terpilih. Parpol tidak bisa mendikte-dikte soal menteri," ujar kata anggota TKN Jokowi-Ma'ruf itu.

Soal jatah menteri dari PKB disampaikan dua kali oleh Cak Imin. Pertama saat dia bertemu jemaah Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) di kompleks DPR.

"Saya mohon doanya semoga saya diberikan kekuatan melanjutkan dan membuktikan. Tahun 2019 harus ditopang dengan ekonomi yang makmur. Tahun 2019 itu harus betul-betul diwujudkan. Hari ini menteri dari kita ada 4. Mudah-mudahan nanti ada 10 menteri dari NU," ujar Cak Imin, dalam sambutannya, di aula Nusantara IV, kompleks DPR, Jakarta Pusat, Minggu (27/1).


Kemudian Cak Imin menyinggung soal jatah menteri saat ditemui di Tangerang Selatan. Saat inilah Cak Imin menyebut angka 20 menteri.

"Ya, kita ngajukan 20 menteri. Berapa yang diterima, ya terserah Pak Jokowi," ujar Cak Imin tersenyum kepada wartawan di Gedung AW Center, Jl Raya Serpong, Tangerang Selatan, Kamis (31/1).

Cak Imin optimistis paslon nomor urut 01 Jokowi-Amin bisa memenangi Pilpres 2019. Namun Cak Imin menyebut, selain mengupayakan pemenangan pilpres, PKB berfokus mengejar target pada Pemilu 2019.

"Ya pemilu ini bareng antara pileg dengan pilpres, pemilu paling menyulitkan. Saya kecewa dengan MK yang memutuskan pemilu serentak ini. Pemilu serentak ini betul-betul menguras energi, sehingga tidak jelas mana pileg mana pilpres. Lima tahun yang akan datang harus diubah, tidak serentak lagi," tuturnya.

Tonton Juga 'Cak Imin Sebut Jokowi-Ma'ruf Bak Jas Merah-Jas Hijau':

[Gambas:Video 20detik]

(zak/idn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads