PAN Bantah Prabowo Sakit karena Stres: Psikologinya Teruji

PAN Bantah Prabowo Sakit karena Stres: Psikologinya Teruji

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Jumat, 01 Feb 2019 18:34 WIB
PAN Bantah Prabowo Sakit karena Stres: Psikologinya Teruji
Faldo Maldini (Foto: dok. Facebook)
Jakarta - Sekjen PSI Raja Juli Antoni menyebut kemungkinan capres Prabowo Subianto terserang flu berat karena stres persiapan debat. Wasekjen PAN Faldo Maldini mengaku heran terhadap pernyataan itu.

"Saya terima kasih atas perhatian Sekjen PSI. Saya doakan Pak Petahana, Pak Kiai, dan teman-teman di koalisi sana sehat selalu. Namanya sakit kan kita tidak bisa kebal, pastinya bisa kapan saja meski sudah jaga diri. Kesehatan itu Allah yang kasih, begitupun sakit," kata Faldo saat dimintai konfirmasi, Jumat (1/2/2019).


Faldo menyebut tabiat lawan politiknya pasti akan selalu menyudutkan Prabowo. Dia pun mengingatkan kubu Joko Widodo-Ma'ruf Amin dengan pesan dari pendakwah Abdullah Gymnastiar atau Aa Gym.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tapi kalau buat teman-teman di sana, kayaknya mau Pak Prabowo sakit atau sehat, pasti bakal dikata-katai. Saya sarankan Bung Raja ketemu sama Aa Gym, jagalah hati jangan kau nodai, jagalah hati, lentera hidup ini. Semoga ada kesempatan di tengah kesibukannya," sebut Faldo.


Faldo lalu berbicara tentang tuduhan Prabowo sakit gara-gara stres. Dia mengungkit latar belakang Prabowo dari TNI.

"Lalu, soal Pak Prabowo stres gara-gara debat, saya pikir Bung Raja perlu tahu lebih banyak soal TNI. Dari level tamjurtik (tantama juru ketik) sampai level jenderal diuji terus psikologinya secara rutin. Diberi berbagai persoalan untuk dipecahkan agar pikirannya terus teruji. Negara ini sudah siapkan Pak Prabowo dan anggota TNI lainnya dengan sangat baik. Jadi debat capres tidak akan bikin beliau stres, apalagi sudah duluan ikut debat dibanding petahana," ucap Faldo.

"Kalau Mr You Know Who yang ngomong, kami iyain saja deh, sebenarnya. Tetapi kami punya tanggung jawab publik untuk bicara isu-isu yang lebih substantif, untuk menjaga situasi agar selalu kondusif. Itu jauh lebih penting," sebut jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu. (gbr/fjp)


Berita Terkait