DetikNews
Jumat 01 Februari 2019, 12:53 WIB

Pertamina Salurkan Bantuan Ke Korban Banjir Kudus dan Pekalongan

Akfa Nasrulhak - detikNews
Pertamina Salurkan Bantuan Ke Korban Banjir Kudus dan Pekalongan Foto: Dok. Pertamina
Jakarta - PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region (MOR) IV menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir di Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Beberapa kebutuhan yang disalurkan berupa sembako, terdiri dari 1,5 ton beras, 70 dus mie instan, 70 dus air mineral, perlengkapan bagi balita dan berbagai kebutuhan pokok lainnya.

Bantuan diserahkan oleh Senior Supervisor CSR & SMEPP MOR IV, Ujang Supriadi pada Posko Utama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus di Desa Jati Wetan dan Posko Utama BPBD Kabupaten Pekalongan di Kecamatan Wiradesa.

Unit Manager Comm & CSR MOR IV, Andar Titi Lestari berharap bahwa bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat dan turut meringankan beban masyarakat yang saat ini berada di posko-posko pengungsian. Bantuan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina.


"Bantuan yang diberikan merupakan bentuk dari tanggung jawab Pertamina kepada lingkungannya, maka sudah seharusnya Pertamina MOR IV berupaya untuk turut meringankan beban warga yang mengalami musibah Banjir di Wilayah Pekalongan dan Kudus," ungkap Andar, dalam keterangan tertulis, Jumat (1/2/2019).

Andar menambahkan, berdasarkan hasil koordinasi antara Pertamina dan BPBD, Kabupaten Pekalongan dan Kabupaten Kudus merupakan wilayah paling terdampak dari bencana banjir yang saat ini melanda beberapa daerah di Jawa Tengah. Berdasarkan informasi dari BPBD, pengungsi yang berada di Posko Utama BPBD, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan berjumlah 800 orang dan Posko Utama BPBD Desa Jati Wetan, Kabupaten Kudus berjumlah 207 orang.

Andar menjelaskan bahwa bantuan sosial ini adalah bagian dari Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) dan merupakan bentuk komitmen Pertamina terhadap masyarakat.


"TJSL dilaksanakan dan diwujudkan dalam berbagai kegiatan CSR yang meliputi berbagai bidang yaitu kesehatan, pendidikan, infrastruktur, lingkungan, pemberdayaan masyarakat, manajemen bencana, maupun bantuan khusus," ujar Andar.

Salah satu petugas BPBD, Nidom yang bertugas di Posko Utama Wiradesa, Kabupaten Pekalongan mengungkapkan, hingga saat ini masih banyak pengungsi yang memutuskan untuk bertahan di posko-posko pengungsian. Hal tersebut dilakukan karena kondisi banjir yang hingga sampai saat ini belum surut.

"Khusus wilayah (Pekalongan) selatan sudah mulai surut, namun untuk wilayah (Pekalongan) utara, banjir masih terhitung tinggi. Jumlah pengungsi di posko utama mencapai 700 orang jiwa dan banyak pula pengungsi yang tersebar di beberapa titik pengungsian," terang Nidom.
(prf/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed