Anggota DPR Ahmad Riski Ngaku Diperiksa KPK Soal Anggaran

Haris Fadhil - detikNews
Kamis, 31 Jan 2019 17:41 WIB
Ilustrasi KPK (Foto: Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta - Penyidik KPK mencecar anggota DPR Ahmad Riski Sadig mengenai mekanisme pembahasan anggaran di parlemen. Dia sebelumnya menjalani pemeriksaan sebagai saksi terkait kasus suap yang menjerat Wakil Ketua DPR nonaktif Taufik Kurniawan.

"Mekanisme aja. Mekanisme di pembahasan anggaran," kata Ahmad usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (31/1/2019).

Dia kemudian mengatakan DPR hanya membahas besaran anggaran, seperti DAK (Dana Alokasi Khusus), secara umum bukan per daerah. Ahmad juga mengaku tak pernah mendapat tawaran duit dari Bupati Kebumen nonaktif Yahya Fuad atau pun instruksi dari Taufik Kurniawan untuk memuluskan pembahasan DAK Kebumen.

"Nggak ada. Kita nggak pernah membahas daerah-daerah. Kita membahas besaran saja. Pembahasan besaran, parameter daerah yang mendapatkan. Tidak daerah per daerah secara khusus," ucapnya.

Anggota DPR Ahmad Riski Ngaku Diperiksa KPK Soal Anggarananggota DPR Ahmad Riski Sadig (Foto: Haris Fadhil/detikcom)




Ahmad sendiri merupakan anggota DPR dari Fraksi PAN. Dia berasal dari dari daerah pemilihan Jawa Timur VI.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan Taufik Kurniawan sebagai tersangka karena diduga menerima suap dari Yahya Fuad. Taufik diduga menerima suap Rp 3,65 miliar terkait dengan perolehan anggaran dana alokasi khusus (DAK) fisik pada APBN-P 2016.

Selain Taufik, KPK juga menetapkan Ketua DPRD Kabupaten Kebumen Cipto Waluyo sebagai tersangka. Dia diduga menerima duit Rp 50 juta terkait pengesahan dan pembahasan APBD Kabupaten Kebumen periode 2015-2016, pengesahan atau pembahasan APBD Perubahan Kabupaten Kebumen 2015-2016, dan pokok pikiran DPRD Kebumen 2015-2016.




Tonton juga video 'Cegah Teror, KPK Ingin Buat Biro Khusus Keamanan':

[Gambas:Video 20detik]

(haf/dhn)