Pejabat & Eks Dirut Garuda Bersilang Pendapat Soal Polly

Pejabat & Eks Dirut Garuda Bersilang Pendapat Soal Polly

- detikNews
Selasa, 13 Sep 2005 17:08 WIB
Jakarta - Status Pollycarpus Budihari Priyanto sebagai terdakwa pembunuhan Munir membuatnya dikucilkan. Keberadaannya di Corporate Security PT Garuda Indonesia pun menjadi bahan silang pendapat Vice President Corporate Security Ramelgia Anwar dan mantan Direktur Utama Indra Setiawan.Keberadaan Pollycarpus di Corporate Security PT Garuda Indonesia sebagai airlines security expert ini menjadi salah satu bahasan dalam persidangan kasus pembunuhan Munir di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jl. Gajah Mada, Jakarta, Selasa (13/9/2005).Persoalan ini mengemuka setelah Ramelgia, dalam kesaksiannya, mengaku tidak tahu kalau Polly ikut dalam penerbangan yang membawa Munir pada 6 September 2004 sebagai airlines security expert. Dia baru mengetahui hal tersebut pada 15 September 2004 setelah atasan Polly, Carmel Sembiring, memberitahunya.Menurut Ramelgia, surat penugasan ini dibuat pada 15 September 2004 dan direvisi pada 17 September berkaitan dengan penanggungan biaya kepergian Polly. Surat ini tertanggal 4 September 2004 atau berlaku mundur.Keterangan ini membuat jaksa penuntut umum Domu P. Sihite mencecar lebih jauh keberadaan Polly di divisi yang dipimpin Ramelgia. "Siapa yang berinisiatif memperbantukan Pollycarpus di Corporate Security?" tanya JPU."Direktur utama," jawab Ramelgia."Pernah ada koordinasi dengan Direktur Utama?" kejar JPU."Tidak pernah," jawab Ramelgia lagi. Ketua majelis hakim Cicut Sutyarso kemudian memanggil mantan Dirut Garuda Indra Setiawan. Namun Indra memberikan jawaban yang berbeda. "Ramelgia pernah mengontak saya bahwa divisinya perlu tambahan orang. Jadi saya menugaskan Pollycarpus," terang Indra.Tapi, Ramelgia bersikeras bahwa komunikasi di antara mereka tidak meminta penugasan seseorang dan hanya menceritakan kondisi divisinya. Atas perbedaan pendapat antarkeduanya, Cicut berkomentar, "Salah satu dari kalian tidak jujur."Siapa yang tidak jujur? (gtp/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads