Baru 5 Minggu, Bayi dari Perempuan Mati Otak Meninggal

Baru 5 Minggu, Bayi dari Perempuan Mati Otak Meninggal

- detikNews
Selasa, 13 Sep 2005 16:54 WIB
Jakarta - Manusia berencana, tapi Tuhan jua yang menentukan. Seorang bayi perempuan yang lahir dari rahim perempuan AS yang mengalami mati otak, meninggal setelah menjalani operasi. Bayi tersebut lahir dengan bobot kurang dari satu kilogram pada bulan Agustus lalu di Rumah Sakit Virginia, AS.Bayi yang baru berumur lima minggu itu meninggal pada Senin (12/9/2005) dini hari waktu setempat. Bayi prematur itu mengalami infeksi dan masalah pada ususnya. Demikian statemen keluarga bayi tersebut seperti dilansir kantor berita Reuters, Selasa (13/9/2005).Bayi itu diberi nama sesuai nama ibunya, Susan Ann Torres, yang mengalami mati otak dan selama hampir tiga bulan hidupnya bergantung pada mesin-mesin kedokteran. Perempuan malang itu melahirkan bayinya secara caesar pada 2 Agustus 2005.Susan Torres yang didiagnosa menderita kanker otak, mengalami koma setelah serangan stroke pada 7 Mei 2005. Sejak itu, perempuan hamil itu tidak pernah sadarkan diri.Sejak awal para dokter di Virginia Hospital Center, Arlington, mengatakan bahwa Torres tidak punya peluang untuk hidup. Namun keluarga Torres memutuskan untuk terus memasang alat-alat medis penunjang kehidupan hingga janin yang dikandungnya lahir. Bayi itu memang lahir dengan selamat. Meski berat badannya hanya 0,8 kilogram, namun saat persalinan, tidak terjadi komplikasi pada sang bayi. Tapi kondisi bayi yang semula stabil, mendadak memburuk beberapa hari lalu. Bahkan kondisinya terus memburuk dengan cepat. Tim dokter di Rumah Sakit Anak di Washington sudah berusaha keras untuk menyelamatkan jiwanya dengan melakukan dua operasi darurat. Namun Tuhan berkehendak lain. Bayi itu harus menyusul mendiang ibunya. (ita/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Ajang penghargaan persembahan detikcom dengan Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI) untuk menjaring jaksa-jaksa tangguh dan berprestasi di seluruh Indonesia.
Hide Ads