Dana Kompensasi BBM Rp 478,9 Miliar Macet di 3 Provinsi

Dana Kompensasi BBM Rp 478,9 Miliar Macet di 3 Provinsi

- detikNews
Selasa, 13 Sep 2005 16:47 WIB
Jakarta - Papua, Irian Jaya Barat dan Sumatera Utara hingga saat ini belum bisa menyalurkan dana kompensasi kenaikan BBM periode Maret bidang pendidikan. Total dana yang macet mencapai Rp 478,9 miliar."Belum banyak yang mereka lakukan dalam penyaluran ini karena berbagai persoalan. Belum dipastikan kapan dapat terselesaikan," kata Mendiknas Bambang Sudibyo seusai mengikuti rapat di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (13/9/2005).Rapat kabinet terbatas yang digelar melalui sarana video conference ini dipimpin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dari Amerika Serikat. Rapat juga diikuti oleh Menko Kesra Alwi Shihab, Menko Polhukam Widodo AS, Mensesneg Yusril Ihza Mahendra, Panglima TNI Endriatono Sutarto dan Kapolri Jenderal Pol Sutanto.Menurut Sudibyo, beratnya kondisi geografis dan minimnya infrastruktur, transportasi, dan komunikasi di Papua dan Irjabar menjadi penyebab utama. Akibatnya sekolah-sekolah penerima dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang berada di daerah terpencil, kesulitan untuk membuka rekening di bank yang berada id ibukota kecamatan atau kabupaten. "Kita upayakan ini segera selesai. Saya sudah kirim tenaga asistensi kepada dua gubernur untuk membantu," tambahnya.Sementara untuk Sumut, sumber masalahnya terletak pada kepemimpinan di daerah tersebut. Masalahnya hingga saat ini Wagub Rudolf Pardede belum resmi ditunjuk sebagai pejabat definitif pengganti Gubernur Tengku Rizal Nurdin yang tewas dalam kecelakaan pesawat Mandala pekan lalu. Sementara Kepala Dinas (Diknas) Sumut, kini pindah tugas ke Jakarta, karena menjabat Deputi Menpora. "Tenaga bantuan Depdiknas dan Depdagri telah dikirim ke Sumut untuk penyaluran dana periode Maret, sekaligus asistensi penyiapan PKPS ke depan," jelas Sudibyo tentang jalan keluar yang telah ditempuhnya.Kepada Kepala Negara dalam rapat terbatas tadi, Mendiknas melaporkan pencapaian penyaluran dana kompensasi BBM sektor pendidikan secara nasional mencapai 62 persen. Bahkan Jawa Timur, Jawa Tengah, NTB, Bali, DIY dan Bangka Belitung telah 100 persen sampai ke sekolah-sekolah. Enam provinsi lagi, meski belum tuntas, tapi cukup signifikan pencapaiannya adalah Sumbar 98%, Jabar 97%, DKI 92%, Gorontalo 89%, Sulawesi Tengah 80%, dan Sumsel 66%. Sedangkan yang masih di bawah 40 persen adalah Riau, Kalimantan Barat, Sulawesi Tenggara, Bengkulu, Lampung, NAD dan NTT. Sedangkan yang dananya sudah berada di bank pelaksana di daerah, tetapi belum sampai di sekolah adalah provinsi Banten, Jambi, Kalimantan Selatan, Kepulauan Riau, Maluku, Kalimantan Timur, Kalimantan Tengah dan Sulawesi Utara. Targetnya semua akan selesai dalam pekan ini juga. "Total dana BOS Rp 5,136 triliun. Yang dilaporkan daerah sudah sampai di sekolah adalah Rp 3,188 triliun (62 persen) dan yang mendekati tersalurkan adalah Rp 1,469 triliun (28,6 persen). Dua kategori ini kalau ditotal 90,68 persen danabergulir," jelasnya sambil membacakan data yang sesaat sebelumnya ia laporkan pada Presiden. (asy/)


Berita Terkait