Film Munir Diputar di Unibraw
Selasa, 13 Sep 2005 16:30 WIB
Malang - Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang memperingati 1 wafatnya Munir, tokoh pejuang Hak Asasi Manusia (HAM) yang meninggal di pesawat Garuda 2004 lalu. Mereka memutar film dokumenter tentang perjalanan Munir. Acara peringatan ini dihadiri sekitar 100 mahasiswa. Acara digelar di Gedung Widyaloka Kampus Unibraw, Malang, Selasa (13/9/2005). Acara yang dimulai sekitar pukul 11.00 WIB, diawali dengan pemutaran film yang menggambarkan tentang perjalanan Munir sebelum meninggal di pesawat yang membawanya ke negeri Belanda.Film dokumenter berdurasi sekitar 30 menit tersebut menggambarkan awal perjalanan arek Malang ini hingga akhirnya Munir meninggal di dalam pesawat. Dilanjutkan dengan kisah tentang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang memerintahkan agar secepatnya pemerintah membentuk sebuah tim untuk mengungkap kasus kematian ketua Kontras yang diberi nama Tim Pencari Fakta (TPF), hingga kisah penangkapan Pollycarpus yang akhirnya dijadikan sebagai tersangka tunggal.Setelah disuguhi film dokumenter, panitia acara mengenang 1 tahun wafatnya Munir kembali menyajikan sebuah film yang berjudul 'Bunga Dibakar' karya sutradara Ratrika Bhre Aditya yang menggambarkan masa kecil serta sepak terjang Munir sewaktu masih memimpin LBH Surabaya maupun saat berada di Kontras.Saat menyaksikan dua film mengenai kisah pejuang HAM Munir ini, para mahasiswa selain menitikkan air mata. Juga ada yang tertawa geli ketika menyaksikan maupun mendengar kisah Munir saat muda yang suka berkelahi demi membela sebuah kebenaran.Selain dihadiri para mahasiswa, acara mengenang 1 tahun wafatnya Munir juga dihadiri tokoh Imparsial Al Araf serta kakak kandung Munir, Rasyid Bin tholib.Menutup acara tersebut Rasyid berharap perjuangan Munir tidak berakhir hanya sampai di sini. "Kita tidak bisa mengakhirinya dengan kesedihan-kesedihan yang berlarut," kata dia.
(asy/)











































