Tukang Pijat Amrozi Diciduk

Diduga Terkait Terorisme

Tukang Pijat Amrozi Diciduk

- detikNews
Selasa, 13 Sep 2005 16:01 WIB
Surabaya - Hati-hati mengaku sebagai teman dekat Amrozi. Bisa-bisa Anda ditangkap polisi. Ini dialami Abdurrahman. Gara-gara dia mengaku sering memijat tokoh bom Bali, Amrozi, Abdurrahman diciduk polisi. Pasal yang dituduhkan berat: diduga terlibat terorisme. Pria asal Medan ini berwajah ke-Arab-araban. Nama aslinya pun panjang sekali. Dalam catatan polisi, nama lengkap pria berumur 40 tahun ini adalah Abdurrahman Sunumarta Al Hansip Kasrori bin Ramjes Ramrata. Dia diciduk aparat kepolisian di Desa Dander, Bojonegoro, Jawa Timur, Minggu (11/9/2005) pukul 05.00 WIB, seusai subuh. Saat ditangkap, dia sedang tinggal di rumah milik Darso yang dikontraknya. Sudah tiga bulan terakhir, Abdurrahman memang tinggal di kontrakan tersebut. Sehari-hari, Abdurrahman bergiat sebagai tukang pijat. Namun, gara-gara profesi yang ditekuninya inilah, Abdurrahman malah ditangkap polisi. Sebab, berdasarkan laporan warga kepada polisi, saat sedang memijat pasiennya, Abdurrahman sering bercerita tentang kisah suksesnya memijat Amrozi, pentolan pelaku bom Bali asal Tenggulun, Lamongan itu. Abdurrahman juga sering mengaku dekat dengan Amrozi. "Dia cerita kalau sering memijat Amrozi sebelum tertangkap dulu. Dan dia selalu cerita hal itu dengan bangga," ungkap Kapolres Bojonegoro AKBP Herry Wibowo saat ditemui wartawan di Mapolres Bojonegoro, Jl. MH Thamrin, Selasa (13/9/2005).Benarkah Abdurrahman dekat dengan Amrozi dan terlibat terorisme? Masih belum jelas benar. Sebab, Abdurrahman saat ditemui wartawan lebih memilih tutup mulut tentang dirinya. Pria misterius ini hanya menjawab satu kata di setiap pertanyaan yang diajukan wartawan. "Tidak," kata Abdurrahman saat dijejali banyak pertanyaan oleh wartawan, termasuk soal kedekatannya dengan Amrozi. Kini, Abdurrahman masih diperiksa secara intensif di Mapolres Bojonegoro. "Meski dia membantah, kita tetap akan kembangkan. Karena di hukum kejahatan teroris, ada teori 'Area yang Terputus'. Kita akan kejar itu. Siapa tahu ada keterlibatannya ke arah sana," kata Kapolres yang saat itu didampingi Kasat Reskrim AKP Masduki. Penangkapan Abdurrahman ini sempat memunculkan isu di Surabaya, ibukota Jawa Timur, bahwa buron nomor satu Azahari telah tertangkap di Bojonegoro. Namun, setelah ditelusuri, ternyata tidak ada penangkapan Azahari. Yang ada, penangkapan terhadap Abdurrahman, tukang pijat Amrozi. Hmmm.... (asy/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads