PT KA Beli 8 Gerbong Kereta Bekas dari Perusahaan Jepang

PT KA Beli 8 Gerbong Kereta Bekas dari Perusahaan Jepang

- detikNews
Selasa, 13 Sep 2005 15:39 WIB
Jakarta - PT Kereta Api (KA) meremajakan armadanya. BUMN tersebut membeli delapan gerbong bekas dari Tokyu Contruction, Jepang. Untuk delapan gerbong bekas ini KA merogoh kocek hingga Rp 5,76 miliar.Satu gerbong bekas itu dihargai 8 juta yen atau setara dengan Rp 720 juta dengan asumsi Rp 90 per yen. Kepala Divisi Jabotabek KA Rachmadi kepada wartawan di Dermaga Tanjung Priok 208, Jakarta, Selasa (13/9/2005), menuturkan, gerbong kereta tersebut dibeli dengan dana PT KA sendiri. "Diharapkan modal akan kembali selama dua tahun. Sedangkan masa ekonomisnya 10 tahun," kata Rachmadi.Gerbong dengan nomor seri 8000 itu memiliki kecepatan maksimal 100 km/jam dan dapat mengangkut 250 orang penumpang. Empat gerbong diproduksi pada tahun 1971, dua gerbong diproduksi tahun 1975, dan dua gerbong lagi diproduksi tahun 1980.Rencananya gerbong kereta api ini akan dipakai di jalur Jakarta-Bogor sebagai Kereta Api Ekspres dan akan digunakan secara resmi pada 28 September 2005 bertepatan dengan ultah KA ke-60. "Ini merupakan pengapalan yang pertama dan rencananya pengapalan kedua akan datang sekitar bulan Desember 2005. Jadi totalnya 16 gerbong," ungkap Rachmadi.Jepang dipilih sebagai tempat pembelian gerbong bekas oleh PT KA karena besar spoor kereta apinya sama, yakni 1.067 milimeter. Disamping itu gerbongnya terbuat dari stainless steel, sehingga dianggap masih layak pakai. Kedelapan gerbong KA ini diturunkan dari kapal berbendera Panama dan langsung diletakkan di atas rel buatan sepanjang 200 meter. Gerbong-gerbong tersebut kemudian ditarik kereta diesel menuju Bukit Duri, Jakarta Selatan, untuk dicek kondisinya. (umi/)


Berita Terkait